InfoLangsa.com – Aceh tamiang
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (UNSAM) melaksanakan langkah responsif dalam menangani dampak kesehatan pasca bencana di Desa Geudham , Kabupaten Aceh Tamiang, Propinsi Aceh Program ini difokuskan pada pemenuhan asupan gizi masyarakat Desa Geudham, Kecamatan Manyak Payed, yang terdampak banjir bandang.
Diketuai oleh Cici Maulida, S.Tr.Pi., M.Si., tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini terjun langsung untuk memberikan bantuan berupa makanan bergizi siap saji bagi warga yang mengalami kesulitan akses pangan. Hal ini disampaikan kepada media ini. Beberapa waktu lalu.
Lanjutnya lagi ” Solusi Praktis di Masa Darurat
Bencana banjir bandang di Desa Geudham tidak hanya merusak tempat tinggal, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan akses terhadap bahan pangan berkualitas. Dalam situasi tersebut,

kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia menjadi pihak yang paling berisiko mengalami penurunan status gizi.
Cici Maulida yang didampingi oleh Pj .Datok Geudham kecamatan Manyak Payed ,Kabupaten Aceh Tamiang, propinsi Aceh . Said Muhazir, “ia menjelaskan lagi bahwa pemilihan program bubur bergizi didasarkan pada aspek kepraktisan dan kecukupan nutrisi. “Bubur dipilih karena teksturnya lembut, mudah dicerna, dan dapat diformulasikan dengan sumber protein serta mineral untuk mendukung pemulihan kesehatan masyarakat di kondisi darurat,” ungkapnya.
Edukasi dan Pendampingan Masyarakat
Selain mendistribusikan bubur bergizi, tim PKM Universitas Samudra juga memberikan edukasi gizi sederhana kepada masyarakat. Edukasi ini bertujuan agar warga tetap dapat mengenali kebutuhan nutrisi keluarga dan memilih bahan pangan yang aman dikonsumsi meskipun dalam situasi keterbatasan pascabencana.
Melalui pendataan yang dilakukan bersama perangkat desa setempat, tim memastikan pendistribusian bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran di titik-titik pengungsian maupun rumah warga. Keterlibatan Mahasiswa
Aksi sosial ini juga diperkuat oleh kontribusi aktif mahasiswa Program Studi Akuakultur Universitas Samudra, yaitu Zahra Fonna, Doli Jonatan Tamba, dan Abdurrahim Piliang. Keterlibatan mereka mencakup persiapan bahan, produksi bubur, hingga pendokumentasian respons masyarakat di lapangan.
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian akademisi Universitas Samudra dalam membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan kesehatan warga pascabencana banjir di Aceh Tamiang. Ungkapnya.( jl )




















