Foto : Ir. H. Razu Ardi Ibrahim, MT Resmikan Kegiatan (Aspirasi Masyarakat Dijamin Dihimpun 23/2)
InfoLangsa.Com – Bireuen
23 Feb 2026, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Peudada untuk penyusunan rencana kerja tahun 2027 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Bireuen, Ir. H. Razu Ardi Ibrahim, MT, pada hari Senin.
Sebagai tahapan perencanaan pembangunan berjenjang dari tingkat gampong hingga kabupaten, forum ini menjadi ajang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan usulan sesuai kebutuhan masyarakat lokal. Isu utama yang mengemuka adalah penanganan dampak bencana banjir yang masih menjadi perhatian di beberapa wilayah.
Mukim Muntasir mengemukakan bahwa kawasan Paya Laôt dan Paya Sikamèh memerlukan penanganan lanjutan pascabanjir. Menurutnya, kondisi kawasan tersebut tidak hanya memengaruhi kebersihan lingkungan tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga, sehingga membutuhkan langkah koordinatif dari pemerintah.
Keuchik Meunasah Pulo, Hamdani, menyampaikan perlunya kepastian tindak lanjut perbaikan jalan nasional yang terdampak banjir. Ia menekankan bahwa akses jalan tersebut sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah. Selain itu, ia juga mengusulkan agar data rumah terdampak bencana ditinjau kembali untuk memastikan program bantuan dan rehabilitasi tepat sasaran.
Menanggapi seluruh aspirasi, Wakil Bupati Ir. H. Razu Ardi Ibrahim, MT menyatakan bahwa semua masukan akan dihimpun dan diverifikasi berdasarkan prioritas serta peraturan perencanaan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Musrenbang adalah sarana penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kapasitas keuangan dan kewenangan pemerintah, sehingga partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan.
Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap melalui proses perencanaan yang partisipatif ini, program pembangunan tahun 2027 dapat lebih responsif dalam menangani isu kebencanaan, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Peudada. Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk menjaga koordinasi dan sinergi demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
Mega




















