Kementerian Pertahanan RI Bangun jembatan Gantung “Garuda” Di Pidie Jaya”

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banda Aceh
Jembatan gantung bantuan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mulai menunjukkan progres pembangunan di sejumlah wilayah Provinsi Aceh. Pembangunan jembatan ini dilaksanakan sebagai upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda beberapa kabupaten, sehingga mengakibatkan terputusnya akses transportasi dan aktivitas masyarakat. Kamis (18/12/2025).

Pembangunan jembatan gantung tersebut melibatkan personel gabungan dari Vertical Rescue Indonesia (VRI) Aceh, VRI Bandung, serta didukung oleh prajurit Kodam Iskandar Muda dari Satuan Kodim 0102/Pidie. Sinergi lintas unsur ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjalankan tugas kemanusiaan guna membantu warga yang terdampak bencana.

Upaya pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari peran aktif Kodam Iskandar Muda dalam mendukung pemerintah daerah serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses penghubung antarwilayah, dapat segera pulih dan kembali berfungsi. Dengan tersambungnya kembali jalur penyeberangan, diharapkan mobilitas warga dapat berjalan normal kembali.

Secara keseluruhan, direncanakan akan dibangun delapan jembatan gantung di beberapa kabupaten di Provinsi Aceh. Seluruh lokasi tersebut sebelumnya mengalami kerusakan sarana penyeberangan akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor. Rusaknya jembatan sempat mengisolasi sejumlah desa dan menghambat aktivitas perekonomian masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah Aceh masih terus berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Pembangunan diawali di Kabupaten Pidie Jaya, tepatnya pada Jembatan Gantung Sungai Meureudu. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 150 meter dan lebar 1,2 meter, merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan, serta dirancang dengan kapasitas beban kurang lebih 300 kilogram. Untuk mempercepat proses pekerjaan di lapangan, pembangunan didukung dengan satu unit alat berat excavator.

Sejumlah tahapan pekerjaan telah dilaksanakan, mulai dari penggalian lubang gapura di sisi dekat dan sisi seberang sungai, penggalian lubang angkur, pengumpulan material batu untuk angkur dan pondasi, perangkaian gapura, pendirian gapura di tepi sungai, hingga perangkaian struktur piramida gapura. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Sungai Meureudu telah mencapai sekitar 10 persen dan ditargetkan rampung pada bulan Desember 2025.

Sementara itu, rencana pembangunan jembatan gantung di sejumlah wilayah lainnya masih berada pada tahap persiapan awal. Di Kabupaten Bireuen, Kodam Iskandar Muda merencanakan pembangunan jembatan gantung di Sungai Desa Rancong dan Sungai Desa Pante Lhong. Kedua lokasi tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat dan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Selain itu, pembangunan jembatan gantung juga telah masuk dalam perencanaan di Kabupaten Aceh Barat, tepatnya di Sungai Desa Kajeung. Jembatan ini diharapkan mampu menghubungkan kembali wilayah yang selama ini mengalami kesulitan akses pascabencana. Hal serupa juga direncanakan di Kabupaten Gayo Lues melalui pembangunan Jembatan Gantung Sungai Pasir Putih yang menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat.

Rencana pembangunan jembatan gantung juga mencakup Kabupaten Aceh Tengah di Sungai Desa Mbarung, Kabupaten Aceh Selatan di Sungai Suak Sugade, serta Kabupaten Aceh Singkil di Sungai Gosong Telaga. Seluruh lokasi tersebut saat ini masih menunggu kesiapan teknis, penyiapan material, serta pengaturan personel sebelum pekerjaan fisik dimulai. Target penyelesaian secara umum direncanakan pada bulan Desember 2025 dengan tetap mempertimbangkan kondisi medan, cuaca, dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kodam Iskandar Muda menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, membantu pemerintah daerah, serta hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan, keberadaan jembatan gantung ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam memulihkan konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga pascabencana.

Redaksi

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, ABU IS, Tekankan Teladan Akhlak Rasulullah Dalam Kehidupan Sehari-sehari
Perum BULOG Kantor Cabang Lhokseumawe Salurkan Bantuan Pangan bagi 5.840 Masyarakat Penerima Bantuan di Kecamatan Juli.
Perkuat Koordinasi, Kalapas Lhokseumawe Temui Ketua PN Lhokseumawe
BUMDes Permata Majapahit Tak Transparan, Warga Tanjangrono Tuntut Kejelasan
DPC PKB Kota Langsa Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Fokus Rekrutmen Kader dan Pemenangan 2029
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 30 Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Geuchik Seuneubok Drien
POLRES ACEH TAMIANG RAIH PENGHARGAAN KAPOLRI ATAS CAPAIAN IKPA SEMPURNA TAHUN ANGGARAN 2025
Camat Sekerak Gelar Temu Ramah Bersama Kapolsek Karang Baru yang Baru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:56

Kadis PUPR: Tambahan Anggaran Rp 1 Miliar, Jalan Kota Idi Rayeuk Diaspal Bulan Oktober.

Senin, 28 September 2026 - 13:50

BERAWAL DARI SALAH PESANAN DUA KARYAWAN MIE GACOAN SALING CEKCOK HINGGA BERUJUNG PENGEROYOKAN

Senin, 28 September 2026 - 11:26

Sat Samapta Polres Aceh Tamiang Laksanakan Patroli Dialogis, Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 08:45

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

Senin, 28 September 2026 - 08:40

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 08:29

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 00:27

Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x