InfoLangsa.Com
Siswa SMA Unggul Cut Nyak Dhien (CND) Langsa sukses meraih juara 1 dan 2 di kelas kumite Junior 68 dan Kumite Junior Putra 75 di Kejuaraan Karate Piala Bupati Aceh Tamiang Tahun 2025., Minggu 2 November 2025.
“Siswa kami tersebut yang bernama Firza yang bermain di Kumite Junior Putra Kelas 68 meraih Juara 1 (Medali Emas) dan di susul oleh Rhousan bermain di kelas Kumite Junior Putra Kelas 75 meraih juara 2 (Medali Perak)” ujar Kepala Sekolah SMAU CND Langsa Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr.,C.ME.,C.LS.,C.S (Mr. Rizky).
Kejuaraan Karate merebutkan Piala Bupati Aceh Tamiang, dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 31 Oktober sampai 2 November tahun 2025 di Tamiang Sport Centre Gedung Olah Raga (GOR) Aceh Tamiang.
Kepala Sekolah SMAU CND Langsa Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr.,C.ME.,C.LS.,C.S (Mr. Rizky) juga mengatakan “Kemenangan peserta didik kami di Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi kami”
“karena Firza dan Rhousan merupakan pejuang muda yang akan membawa semangat Bushido kepada teman – teman dan adik adik kelasnya di SMA U CND Langsa ” tutur Mr. Rizky
Mr. Rizky juga juga menyampaikan apresiasi dan dukungan yang tinggi kepada siswanya Firza dan Rhousan yang berhasil menjuarai Kejuaraan Karate Tingkat Provinsi. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.
“Prestasi yang diraih oleh Firza dan Rhousan adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi mereka. Saya berharap mereka dapat terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya, serta menjadi contoh bagi siswa lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pelatih dan guru olahraga yang telah membimbing dan mendukung Firza dan Rhousan siswa SMA U CND Langsa dalam mengembangkan bakat dan kemampuan mereka dalam olahraga karate.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta seluruh komponen sekolah, terutama pelatih dan guru olahraga yang telah membimbing dan mendukung siswa-siswi kita. Saya berharap kita dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan prestasi sekolah,” tambahnya.
“Ingatlah, bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang medali, melainkan juga tentang bagaimana kita menghargai proses, menghormati lawan, dan tetap menjaga persaudaraan di luar gelanggang,” Pungkasnya.
Redaksi




















