Pertamina EP Rantau Ungkap Strategi Program PPM di Aceh Tamiang: Bergeser ke Dampak Ekonomi Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 00:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Langsa – Aceh Tamiang
Senin, 29/09/2025 Pertamina EP Rantau Field, sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1, menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada pemenuhan energi nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pemberdayaan dan Pelibatan Masyarakat (PPM), yang merupakan istilah bagi Corporate Social Responsibility (CSR) di industri hulu migas, dan pelaksanaannya diawasi oleh SKK Migas.

Transformasi Program Sosial Menuju Keberlanjutan
Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, menjelaskan bahwa kegiatan perusahaan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung.

“Selain berkontribusi untuk ketahanan energi nasional, Pertamina EP Rantau juga berupaya memberi dampak dan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya,” ujar Tomi.

Seiring perkembangan tantangan di lapangan, fokus program telah bergeser dari sekadar bantuan sosial jangka pendek menjadi program yang berkelanjutan.

Pelaksanaannya berpedoman pada Pedoman Tata Kerja PTK-017 Revisi-02/2025 dengan fokus pada pilar: pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, lingkungan, dan tanggap kebencanaan.
Akuntabilitas dan Pengawasan Program
Untuk memastikan program berjalan efektif.

Manager Community Involvement & Development PHR, Iwan Ridwan Faizal, memaparkan proses perencanaan yang ketat. “Setiap program didasari kajian pemetaan masyarakat untuk dibuatkan peta jalan program dan ukuran keberhasilannya,” jelasnya.

Program ini kemudian diajukan persetujuannya ke SKK Migas serta dimonitor dan dievaluasi secara berkala.
Akuntabilitas Pertamina EP Rantau telah teruji, salah satunya melalui pelaporan triwulan kepada Bappeda Provinsi Aceh dan pengawasan oleh SKK Migas.

Keberhasilan program pemberdayaan ini bahkan menjadi nilai tambah yang mengantarkan Pertamina EP Rantau meraih penghargaan Proper Emas sebanyak delapan kali.
Program Unggulan yang Berdampak.

Beberapa inovasi pemberdayaan masyarakat yang telah memberikan dampak signifikan antara lain:
1. Satgas Difabel Siaga Tanggap Bencana dan Berdaya (Satgas Digdaya): Melalui Program Sinar Pelita, Pertamina EP Rantau memberdayakan penyandang disabilitas. Puluhan anggota Satgas Digdaya dilibatkan langsung dalam perencanaan mitigasi, pengambilan keputusan, hingga pelaksanaan tanggap darurat, sekaligus membantu mereka berdaya secara ekonomi.
2. Penguatan Ketahanan Pangan: Perusahaan mentransformasikan lahan tidur seluas 1,8 hektar menjadi kebun cabai dengan menggandeng Kelompok Tani Tunas Muda di Kampung Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Program ini merupakan kolaborasi yang berorientasi pada manfaat jangka panjang.

Komitmen Bersama dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Menyikapi adanya potensi kesalahpahaman di masyarakat, Pertamina EP Rantau menegaskan bahwa keberhasilan program memerlukan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPRK Aceh Tamiang, Senin (29/9). Anggota Komisi III DPRK Aceh Tamiang, Tengku Rudi, menyampaikan apresiasi atas transparansi perusahaan. “Saya rasa program CSR telah dijalankan dengan baik oleh Pertamina. Kami dukung Pertamina EP Rantau untuk terus memberikan manfaat jangka panjang lewat program-programnya,” ujarnya.

Dukungan ini diharapkan dapat menghindari kesalahpahaman yang berpotensi dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. *

Rizky

Berita Terkait

SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking
UMKM Erni Cake Ramaikan Langsa EXPO 2026, Etalase Kebangkitan Ekonomi di HUT Pemko ke-25
Meriah! Langsa EXPO 2026 Resmi Dibuka, Perayaan HUT Pemko ke-25 Dipusatkan di Taman Hutan Kota
DPRK Aceh Tamiang Sampaikan Pendapat Panitia Anggaran terhadap KUPA dan PPAS-P 2026
PANGDAM IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh HUT ke-81 TNI Tahun 2026 Lapangan Blang Padang, Banda Aceh
Ratusan Warga Implasmen Relokasi Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PT Cut Mutia Medika Nusantara
Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Proses Penyaluran Jadup dan Sapa Warga di Lokasi
Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:09

SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking

Jumat, 25 September 2026 - 19:00

UMKM Erni Cake Ramaikan Langsa EXPO 2026, Etalase Kebangkitan Ekonomi di HUT Pemko ke-25

Jumat, 25 September 2026 - 18:04

Meriah! Langsa EXPO 2026 Resmi Dibuka, Perayaan HUT Pemko ke-25 Dipusatkan di Taman Hutan Kota

Jumat, 25 September 2026 - 12:12

DPRK Aceh Tamiang Sampaikan Pendapat Panitia Anggaran terhadap KUPA dan PPAS-P 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:42

PANGDAM IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh HUT ke-81 TNI Tahun 2026 Lapangan Blang Padang, Banda Aceh

Kamis, 24 September 2026 - 12:22

Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Proses Penyaluran Jadup dan Sapa Warga di Lokasi

Kamis, 24 September 2026 - 11:30

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 09:31

BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x