Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Turun Gunung: Tangkap Silvester, Jangan Biarkan Mafia Hukum Menang!

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 22:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung memerintahkan Jaksa Agung untuk mengeksekusi terpidana Silvester yang hingga kini masih berkeliaran.

Menurut Rahmad, komitmen Kejaksaan Agung dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo sangat diragukan lantaran kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian hukum.

Rahmad menegaskan, “Kami melihat yang ada hanya saling lempar tanggung jawab dari Kejaksaan Agung ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” Selasa (16/9/2025).

Demonstrasi Publik Tak Direspons

Rahmad menyoroti aksi demonstrasi masyarakat di depan kantor Kejaksaan Agung yang menuntut penangkapan Silvester, namun hingga kini tidak ada respons nyata. Ia menilai kondisi ini bisa menimbulkan keresahan dan menurunkan wibawa negara.

“Kalau Kejari Jakarta Selatan tidak berani melaksanakan perintah Jaksa Agung, ya copot saja! Jangan sampai masyarakat yang turun tangan mencari Silvester dan melakukan tindakan di luar kendali,” tegasnya.

Ada Mafia Hukum yang Bermain?

Rahmad bahkan menduga ada kekuatan besar di balik mandeknya eksekusi Silvester.

“Ada apa ini? Mengapa sekian lama Kejaksaan Agung dan Kejari saling buang badan? Apakah ada kekuatan besar yang membuat kejaksaan impoten dalam menegakkan hukum?” sindirnya tajam.

Siap Waqafkan Diri Jadi Jaksa Agung

Lebih jauh, Rahmad Sukendar menyatakan dirinya siap jika Presiden Prabowo mempercayakan jabatan Jaksa Agung kepadanya.

“Kalau saya dipercaya Presiden, saya akan tegas menegakkan hukum dan memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Saya siap waqafkan diri untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Ujian Awal Pemerintah Baru

Rahmad menilai, kasus Silvester merupakan ujian awal bagi pemerintahan Presiden Prabowo dalam membuktikan komitmen memberantas mafia hukum.

“Kalau bangsa ini ingin maju, aparat hukum harus berani. Jangan ada kompromi dengan mafia hukum. Saya siap pasang badan demi agenda besar Presiden di bidang hukum,” pungkas Rahmad Sukendar*

Redaksi

Berita Terkait

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL
Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.
Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.
Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Kesbangpol Aceh Tamiang seleksi Paskibraka 2026
Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:12

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33

Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:41

Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:18

Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:15

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:01

Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki Jadi Bos Properti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x