InfoLangsa.Com – Langsa
Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND) Kota Langsa melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat bersama Puskesmas Langsa Lama dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (15/9/2025) di Aula Puskesmas Langsa Lama.
Program ini merupakan implementasi hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi tahun 2025. Kegiatan diketuai oleh Dr. Risnati Malinda, S.ST., M.Keb., dengan anggota tim Dedi Irawan, S.Kep., M.Kep., Farahdiba Thahura, S.Psi., M.Psi., serta mahasiswa Prodi Kebidanan USCND.

Pelatihan ini menggunakan pendekatan Model “GADHIES” sebagai metode promosi kesehatan yang terbukti efektif mencegah dan mengurangi kasus stunting. Dr. Risnati Malinda menegaskan bahwa metode GADHIES dapat dijadikan referensi bagi bidan desa dalam melaksanakan promosi kesehatan karena sudah teruji secara ilmiah melalui penelitian.
Selain memberikan pelatihan, tim juga menyerahkan bantuan mesin pengolah makanan bayi dan balita kepada Puskesmas Langsa Lama. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan bidan desa untuk memperkaya variasi makanan tambahan bagi bayi dan balita, sehingga dapat menekan angka stunting dan gizi kurang di wilayah tersebut.

Pihak Puskesmas Langsa Lama juga menyampaikan apresiasi atas pelatihan dan bantuan peralatan yang diberikan. Mereka menilai langkah ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas bidan desa sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting di Kecamatan Langsa Lama.
Rektor USCND, Husaini, S.E., M.Pd. dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami mendukung penuh langkah dosen dan mahasiswa dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini bukan hanya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di lapangan, tetapi juga bagian dari peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab persoalan bangsa, khususnya stunting yang menjadi isu prioritas nasional,” ujarnya.
Redaksi

















