InfoLangsa.Com – Langsa
23 Agustus 2025.
Mahasiswa kelompok 35 KKN IAIN Langsa mengadakan program kerja yaitu dengan membuat pupuk cair yang berasal dari sekam padi dan kalium hidroksida yang di campur dan ditambah dengan bahan bahan lain seperti larutan sisa sisa makanan buah atau sayuran yang sudah di fermentasi yang kemudian di rata ratakan sampai merata hingga ke tahap pengemasan ke botol dan penempelan stiker produk.
Ketua Kelompok KKN Kelompok (Kel) 35 IAIN Langsa 2025, T.M. Sabil dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu
bagian dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong desa Buket Metuah Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa.
T.M. Sabil juga menerangkan bahwa “pelaksanaan ini juga merupakan program kerja yang sejalan dengan program Ketahanan Pangan dari pemerintah daerah,”. tuturnya.
Hasil survei menunjukkan bahwa Gampong Buket Metuah merupakan wilayah desa yang masyarakatnya sebagian merupakan petani sawah, sehingga dengan segala pertimbangan yang matang kami Tim KKN Kel 35 IAIN Langsa 2025 akhirnya memilih padi sebagai fokus utama dalam mendukung ketahanan pangan di desa Bukit Meutuah ini”, ujarnya.
“Kami Mahasiswa KKN memilih membuat pupuk cair dari sekam padi dan langsung mensosialisasikan kepada masyarakat setempat agar kiranya dapat di praktekkan dan di gunakan seterusnya, sehingga bisa menghemat biaya untuk membeli pupuk”.
“Adapun manfaat nya ialah supaya petani bisa memanfaatkan pupuk tersebut untuk kelancaran kegiatan bertani nya, serta dapat meningkatkan perekonomiannya kelak
“Harapan kami dengan kegiatan ini masyarakat Desa Buket Metuah yang merupakan petani sawah, sayur mayur, dan peternak, dapat memanfaatkan hasil penelitian kami dan mengaplikasikan nya kepada masyarakat Desa Buket Metuah”. Pungkasnya.
Redaksi

















