Rahmad Sukendar Desak Polisi Tindak Tegas Pengibaran Bendera One Piece: Ini Penghinaan Simbol Negara

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum Paquron Singandaru karuhun Banten Indonesia (PSKBI ), Rahmad Sukendar, mengeluarkan pernyataan keras menyikapi maraknya pengibaran bendera bajak laut “One Piece” yang ditemukan di beberapa wilayah, termasuk Banten. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap kehormatan bendera Merah Putih dan simbol kedaulatan negara.

Rahmad meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan tindakan tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera selain Merah Putih dalam konteks kenegaraan, apalagi yang mengandung unsur fiksi dan tidak memiliki dasar hukum, dapat menyesatkan publik dan merusak nilai-nilai nasionalisme.

Pengibaran simbol bajak laut, kata Rahmad, bukan hanya tidak pantas tetapi juga berpotensi mengikis rasa hormat generasi muda terhadap sejarah perjuangan bangsa. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui pengorbanan seluruh elemen masyarakat, bukan oleh tokoh-tokoh fiktif atau budaya asing.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia, seharusnya seluruh warga negara meningkatkan rasa cinta tanah air, bukan justru mencampuradukkan simbol-simbol asing yang tidak relevan dengan semangat kebangsaan.

Rahmad menekankan bahwa persoalan pemerintahan yang masih menghadapi tantangan bukan alasan untuk abai terhadap nilai patriotisme. Menurutnya, justru di tengah berbagai persoalan, rakyat harus tetap memelihara nasionalisme melalui tindakan nyata seperti mengibarkan bendera Merah Putih, mengikuti upacara, dan mengadakan kegiatan yang mempererat persatuan.

Ia juga mendorong para orang tua dan pendidik untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya menghormati simbol negara serta sejarah perjuangan bangsa.

PSKBI, lanjut Rahmad, akan terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah berkembangnya tren yang menyimpang dari nilai-nilai kebangsaan. Ia menegaskan bahwa menjaga kehormatan Merah Putih adalah tanggung jawab bersama seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya tugas pemerintah atau aparat keamanan.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring
Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan
Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM
REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI
Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan
Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi
CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga
Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x