RuKI Goes to School Ke SMA N 1 Langsa

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langsa Muktar Janan, M.Pd beserta dewan guru dan Lebih dari 100 pelajar SMA Negeri 1 Langsa menyambut kedatangan para delegasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh dalam kegiatan Guru Kekayaan Intelektual (RuKI) Goes to School di SMAN 1 Langsa Jum’at 23-5-2025..

Kedatangan para delegasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh di SMAN 1 Langsa bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa-siswi SMAN 1 Langsa mengenai pentingnya kekayaan intelektual dan cara melindunginya.

Adapun delegasi Kantor Wilayah Kemenkum Aceh yang hadir dalam kegiatan ini
– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual
Unit Kerja : Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh Taufik, SH
– Analis Kekayaan Intelektual/Guru Kekayaan Intelektual Erdiana, S.E
– Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama/Guru Kekayaan Intelektual Abdi Dharma, S.H., M.H.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, melalui Plt. Kabid Pelayanan Kekayaan Intelektual, Taufik, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa “kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang hak kekayaan intelektual”.

“Generasi muda adalah aset masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami dan melindungi hasil karya mereka melalui pendaftaran kekayaan intelektual,” ujar Taufik.

Dalam kegiatan ini, Taufik juga menyampaikan bahwa kekayaan intelektual tidak hanya terbatas pada karya seni, tetapi juga meliputi inovasi, merek, dan desain industri”.

“Kita harus mengedukasi anak muda untuk lebih menghargai dan melindungi karya-karya mereka secara hukum, agar mereka dapat mengoptimalkan potensi ekonomi dari kreativitas mereka,” kata Taufik.

Para siswa antusias mengikuti kegiatan ini, yang mencakup penyuluhan tentang cara mendaftarkan kekayaan intelektual serta manfaat perlindungan hukum bagi karya-karya mereka.

“Kami ingin memberi pemahaman bahwa kekayaan intelektual adalah aset yang berharga yang dapat digunakan untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, dan sosial,” tambah Taufik.

Kemenkum Aceh berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa mengenai pentingnya kekayaan intelektual dan mendorong mereka untuk terus berkreasi dengan cara yang sah dan dilindungi hukum.

Dengan adanya RuKI di SMAN 1 Langsa, Kemenkum Aceh ingin membangun budaya menghargai hak kekayaan intelektual di kalangan generasi muda, sekaligus meningkatkan kreativitas dan inovasi di kalangan pelajar”, Pungkasnya.

Selanjutnya acara kegiatan Disi oleh Pemateri Erdiana, S.E (Analis Kekayaan Intelektual/Guru Kekayaan Intelektual) dan Abdi Dharma, S.H., M.H. (Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama/Guru Kekayaan Intelektual) secara bergantian dengan penuh keakraban kepada para peserta didik SMA N 1 Langsa.

Dalam sesi lainnya Pemateri juga memberikan ruang pertanyaan kepada peserta didik dan memberikan hadiah kepada juara 1,2, dan 3 sehingga suasana dalam kegiatan di Aula SMA N 1 Langsa nampak begitu seru.

Sementara itu Kepala Sekolah SMA N 1 Langsa Muktar Janan, M.Pd sangat mengapresiasikan sekali kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh dalam kegiatan Guru Kekayaan Intelektual (RuKI) Goes to School di SMAN 1 Langsa

“Karena Program ini membantu siswa memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya intelektual, serta manfaatnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional”.Pungkasnya.

Wiwin Hendra redaksi

 

Berita Terkait

Iswahyudi Pimpin PAN Bireuen Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 50 Anak Yatim
Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.
Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara
Nakes Paruh Waktu Pertanyakan Gaji Rp0 Dalam Kontrak Kerja
136 KK Kec. Rantau Terima DTH
Pulihkan Senyum Anak Pasca-Banjir: Dosen Universitas Samudra Gelar Trauma Healing di Desa Geudham
Atasi Krisis Air Pasca Banjir, Dosen Universitas Samudra Bagikan Alat Filtrasi Portabel di Desa Geudham
Aksi Nyata Universitas Samudra: Optimalkan Gizi Warga Desa Geudham Pascabanjir Melalui Program Bubur Bergizi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:58

Iswahyudi Pimpin PAN Bireuen Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 50 Anak Yatim

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:58

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:06

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:26

Nakes Paruh Waktu Pertanyakan Gaji Rp0 Dalam Kontrak Kerja

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:18

136 KK Kec. Rantau Terima DTH

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:20

Atasi Krisis Air Pasca Banjir, Dosen Universitas Samudra Bagikan Alat Filtrasi Portabel di Desa Geudham

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:10

Aksi Nyata Universitas Samudra: Optimalkan Gizi Warga Desa Geudham Pascabanjir Melalui Program Bubur Bergizi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:12

Mendikdasmen Abdul Mu’ti,. Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMK Muhammadiyah Bireuen

Berita Terbaru

News

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara

Selasa, 10 Mar 2026 - 16:06

News

136 KK Kec. Rantau Terima DTH

Selasa, 10 Mar 2026 - 15:18

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x