Mafia BBM Subsidi Sumbar Diduga Libatkan Oknum TNI dan Polri

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 10:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatera Barat – Infolangsa.com
BPI KPNPA RI Koordinasi Ke Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang Polkam Laporkan Jaringan Mafia BBM Subsidi Sumatera Barat (Sumbar) , yang Diduga Libatkan Oknum TNI dan Polri

Dugaan praktik mafia BBM subsidi yang semakin merajalela di Sumatera Barat segera dilaporkan ke Panglima TNI oleh Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI). Laporan ini mencakup indikasi kuat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan keterlibatan aparat dari institusi TNI dan Polri.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti kuat atas aktivitas penimbunan dan penyaluran ilegal BBM subsidi jenis solar dan pertalite ke sektor industri. “Kami akan segera bertemu dengan Aspam dan Asintel KASAD untuk menyerahkan laporan resmi. Mafia BBM ini bukan hanya merugikan negara, tapi juga menindas rakyat kecil yang berhak atas subsidi,” tegasnya, Senin (5/5/2025).

Investigasi BPI di lapangan menemukan dua lokasi utama penimbunan ilegal:

Selain itu, BPI KPNPA RI juga mencatat keterlibatan sejumlah anggota Polri dan perusahaan swasta dalam rantai distribusi ilegal tersebut. “Kami telah menyampaikan laporan ini ke Asisten Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Laporan tersebut juga akan diteruskan ke Presiden, Menhan, Panglima TNI, Kapolri, para Kepala Staf TNI, Menteri BUMN, dan Kapolda Sumbar,” ujarnya.

Rahmad Sukendar menegaskan bahwa ini bukan sekadar laporan, tapi desakan agar proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. “Kami siap menyerahkan semua bukti otentik yang kami pegang. Tidak boleh ada kompromi bagi pengkhianat negara yang bermain di sektor energi,” katanya.

Sebagai lembaga yang memiliki nota kesepahaman dengan sejumlah institusi hukum, BPI KPNPA RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran agar bersih dari praktik mafia dan korupsi di sektor vital.

“Kami fokus pada tiga isu besar: mafia BBM, mafia tanah, dan illegal logging. Ini bagian dari perang melawan penghisapan sistematis terhadap hak rakyat,” pungkas Rahmad Sukendar.

(Redaksi)

Berita Terkait

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring
Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan
Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM
REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI
Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan
Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi
CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga
Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x