Caption :
Air Tersendat di Madat, Perumda dan Geuchik Sepakat Terapkan Jadwal Distribusi Bergilir (10/9)
InfoLangsa.Com – Aceh Timur
Kamis, 10 September 2026
Sejumlah desa di Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur mengalami gangguan suplai air bersih. Hal ini terjadi akibat terganggunya operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhoknibong pasca banjir.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumda Tirta Peusada memastikan akan memberlakukan sistem distribusi air secara bergilir sambil menunggu penyelesaian pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) SPAM Lhoknibong.
Hasil Pertemuan di Kantor Camat Madat
Langkah ini merupakan hasil pertemuan yang digelar di Kantor Camat Madat. Pertemuan dihadiri Direktur Perumda Tirta Peusada,Iskandar, S.H Camat Madat Zulfikar, S.E., M.AP., serta para geuchik dari Gampong Lung Peut, Matang Guru, Pante Bayan, dan Meunasah Asan.
6 Desa yang Terdampak
Adapun wilayah yang saat ini tidak mendapatkan aliran air secara normal meliputi:
1. Desa Lung Peut
2. Desa Lung Dua
3. Desa Pante Bayan
4. Desa Matang Guru
5. Desa Meunasah Tingkeum
6. Desa Meunasah Asan
Penyebab dan Target Perbaikan, Iskandar, Direktur Perumda Tirta Peusada menjelaskan, penurunan distribusi air disebabkan oleh menurunnya produktivitas SPAM Lhoknibong setelah banjir. Kondisi air baku yang tidak stabil juga membuat instalasi belum dapat berproduksi secara maksimal.
Meski demikian, Perumda optimis pelayanan dapat kembali normal dalam waktu 3 bulan ke depan, seiring berjalannya pekerjaan rehab rekon. Hal itu dengan catatan kondisi air baku kembali stabil.
“Selama masa transisi ini, kami akan menjalankan sistem distribusi bergilir. Kami mohon pengertian dan kerja sama masyarakat di wilayah terdampak,” ujarnya.
Komitmen Bersama
Dalam pertemuan tersebut, para geuchik bersama manajemen Perumda dan Camat Madat berkoordinasi untuk memastikan jadwal distribusi air giliran dapat berjalan tertib dan tersosialisasi dengan baik kepada warga.
Masyarakat di wilayah pelayanan Madat diimbau untuk menampung air pada saat jadwal giliran tiba dan menggunakan air secara bijak hingga proses rehab rekon selesai dan distribusi kembali normal.
Perumda Tirta Peusada menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan di lapangan agar pelayanan air bersih dapat segera pulih sepenuhnya.
Redaksi: InfoLangsa.Com_


















