INFOLANGSA.COM – BIREUEN
Dalam upaya menjaga kebugaran fisik dan mempererat silaturahmi antar unsur pimpinan daerah, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, memimpin kegiatan gowes dan senam bersama pada Minggu pagi.
( 10 Mey 2026 )
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin mingguan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang diberi tajuk “Minggu Bugar Pemkab Bireuen”. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) beserta keluarga mereka, menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan pemerintahan.
Bupati Mukhlis menegaskan bahwa kesehatan aparatur merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang prima. Menurutnya, raga yang sehat akan berbanding lurus dengan produktivitas kerja.
”Melalui ‘Minggu Bugar’ ini, kita ingin memastikan seluruh jajaran kepala SKPK tetap dalam kondisi fit. Jika fisik bugar dan kesehatan terjaga, tentu kita bisa tetap produktif dan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Bireuen,” ujar Ir. Mukhlis, ST di sela-sela kegiatan gowes.
”Minggu Bugar” didesain bukan sekadar olahraga, melainkan sebagai wadah koordinasi informal antar pejabat daerah. Rute gowes yang melintasi beberapa sudut Kabupaten Bireuen diakhiri dengan sesi senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional.
Kehadiran Ketua TP PKK, Ny. Sadriah Mukhlis, juga memberikan warna tersendiri, di mana ia mengajak para istri pejabat untuk aktif mengampanyekan gaya hidup sehat mulai dari lingkungan keluarga masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis juga menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Kabupaten Bireuen untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan positif ini di masa mendatang.
”Saya mengajak semua stakeholder, baik dari unsur instansi vertikal, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bergabung dalam agenda gowes bersama ini. Mari kita bangun Bireuen yang lebih kuat dengan sinergi dan tubuh yang sehat,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan diskusi ringan mengenai progres pembangunan daerah, membuktikan bahwa koordinasi efektif bisa lahir dari kegiatan santai namun bermanfaat.
HENDRI

















