Tenun Songket Lindung Bulan Diserbu Pengunjung, Kerajinan Lokal Aceh Tamiang Jadi Primadona Di Pameran Dekranas 2025

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Ada pemandangan menarik di anjungan pameran Aceh Tamiang yang ikut menyemarakkan HUT Dekranas di Balikpapan. Tenun songket “Lindung Bulan” asal Aceh Tamiang jadi primadona pengunjung. Para penjaga anjungan sibuk memenuhi permintaan, mulai dari menjawab pertanyaan pengunjung, foto motif dan pesanan para pembeli.

Ya, tenun songket khas asal Aceh Tamiang ini memang memiliki daya pikat tersendiri. Apalagi motifnya telah dipatenkan sebagai kekayaan komunal Aceh Tamiang pada tahun 2021. Tenun songket bukan hanya sekedar menjadi pakaian, tetapi juga ciri khas budaya dan cinderamata produk kreatif yang bernilai ekonomi tinggi.

Ketua Dekranasda Aceh Tamiang, Ny. Yuyun Armia, tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya. Ia menyebut antusiasme pengunjung menjadi sinyal baik bahwa peluang pasar untuk kerajinan dan produk unggulan Aceh Tamiang sangat terbuka.

“Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi para pengrajin Tamiang untuk terus berkarya. Kita ingin kerajinan Tamiang semakin dikenal dan membawa manfaat bagi ekonomi pengrajin,” ujarnya via pesan teks aplikasi perpesanan pada Kamis (10/9/25) malam tadi.

Disebutkan Yuyun, satu lembar kain songket bertenun khas Aceh Tamiang itu dihargai mulai dari Rp. 800 ribu hingga Rp. 2 juta. “Kain songket Lindung Bulan yang paling digemari ialah motif Pucuk Rebung,” katanya menimpali.

Tak hanya tenun, jilbab bermotif khas Aceh Tamiang juga laris diminati pengunjung. Diakui Yuyun produk unggulan yang dibawanya itu membuat anjungan pameran Dekranasda Aceh Tamiang ramai sejak pagi hingga sore. Kerajinan dari lidi sawit pun menjadi primadona, menampilkan sentuhan tangan kreatif pengrajin Bumi Muda Sedia yang memadukan keindahan dan fungsi dalam satu karya.

Dalam kesempatan ini Yuyun menjelaskan, Aceh Tamiang telah memiliki 25 motif tenun yang terdaftar sebagai hak kekayaan intelektual daerah. “Saat ini, Aceh Tamiang telah memiliki 25 motif tenun songket khas daerah yang telah dipatenkan. Dalam aspek pemasaran, kain songket tenun khas Aceh Tamiang yang dinamai Lindung Bulan ini sudah memiliki pasar, tetapi produksinya masih terbatas,” urainya.

Hingga saat ini, anjungan Aceh Tamiang telah dikunjungi sejumlah pejabat pemerintahan dan Anggota DPR RI yang memberi apresiasi atas kualitas kerajinan lokal yang ditampilkan.

Dekranasda Aceh Tamiang berharap momentum pameran ini menjadi pintu pembuka bagi kerajinan dan produk unggulan lokal untuk menembus pasar lebih luas, membawa nama baik daerah, sekaligus menguatkan ekonomi pengrajin di Bumi Muda Sedia ( Jon )

Berita Terkait

Sebagian Kota Langsa Masih Gelap Sejak Selasa: Warga Pertanyakan Transparansi Informasi PLN
SMKN 3 Langsa Gelar Workshop Deep Learning
SMK N 3 Langsa Raih Juara 3 Street Parade Di Ajang Drumband Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
12 TIM Meriahkan Perlombaan Drumbend Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
Cuaca Ekstrem, Personel Tagana dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota Siaga di Seluruh Aceh.
Ciptakan Kota Medan Aman, Elemen Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan
Kapolres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dan MoU dengan UIN Sultanah Nahrasiyah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Polsek Langsa Tangkap Spesialis Pembongkar Rumah yang Meresahkan Warga, Dua Pelaku Dibekuk di Gampong Daulat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:27

Mulai Besok, Kendaraan Besar Dilarang Melintas Jembatan Krueng Tingkeum

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:22

HUT ke 19 Partai Hanura Diperingati dengan Nuansa Religi dan Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:07

Pencak Silat Asah Psikomotorik Siswa Muhammadiyah Boarding School Bireuen.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:01

Personel Yonif TP 837/KT Laksanakan Satgas Kemanusiaan Pasca Banjir di Aceh.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:01

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:17

Maknai Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H.

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:05

Ketua Pengadilan Lubuk Pakam Indrawan, SH.MH menerima Kunjungan Time Bidkum Deliserdang Sehat

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:01

Sukses Berdayakan Warga Binaan, Kanwil Ditjenpas Aceh Panen Raya di Lapas Blangpidie

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x