SAPA Minta PT PIM Tinjau Ulang Skema Rekrutmen dan Prioritaskan Putra Aceh

- Penulis

Kamis, 17 April 2025 - 02:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh – Infolangsa.com
Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mengkritisi kebijakan rekrutmen tenaga kerja PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang dilakukan melalui skema Rekrutmen Bersama BUMN (RBB).

Kebijakan tersebut dinilai tidak berpihak kepada masyarakat Aceh dan bertentangan dengan semangat otonomi daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menilai bahwa sistem rekrutmen nasional yang diterapkan oleh PT PIM telah menutup akses bagi putra-putri Aceh untuk memperoleh kesempatan kerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka sendiri.

“PT PIM seharusnya mendukung upaya penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh, bukan malah mempersempit peluang masyarakat sekitar untuk bekerja,” ujar Fauzan, Kamis (17/4/2025).

Menurutnya, PT PIM telah mengabaikan amanat Pasal 156 ayat (1) UUPA yang menyatakan bahwa urusan ketenagakerjaan merupakan kewenangan Pemerintah Aceh dan/atau Pemerintah Kabupaten/Kota.

Selain itu, Pasal 160 UUPA juga mewajibkan setiap perusahaan yang beroperasi di Aceh untuk memberdayakan dan memprioritaskan masyarakat lokal dalam setiap kesempatan kerja.

“Ini bukan hanya soal keadilan sosial, tetapi juga implementasi dari regulasi yang berlaku. Ketika perusahaan besar di Aceh seperti PIM justru tidak berpihak kepada rakyat Aceh, maka ini menjadi bentuk eksploitasi sumber daya tanpa kepedulian terhadap nasib masyarakat di sekitarnya,” lanjut Fauzan.

SAPA mendesak PT PIM untuk segera meninjau ulang skema rekrutmen nasional tersebut dan membuka jalur khusus bagi tenaga kerja lokal Aceh, sebagai bentuk nyata keberpihakan dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat setempat.

SAPA juga meminta Pemerintah Aceh dan DPR Aceh untuk mengambil langkah tegas terhadap setiap perusahaan BUMN maupun swasta yang mengabaikan ketentuan dalam UUPA serta semangat otonomi daerah.

“Keadilan kerja bagi pemuda Aceh harus menjadi prioritas, agar mereka tidak terus-menerus menjadi penonton di tanahnya sendiri,” tutup Fauzan.

Redaksi

Berita Terkait

Bantah Telat 3 Bulan Gaji, PDAM Aceh Timur Ancam Polisikan Media Online Penyebar Hoaks
Pangdam Iskandar Muda Lantik 101 Bintara Baru di Rindam IM.
3 Hari Dikerjakan, Rumah Ibu Rugaiyah Sudah Dipasang Kusen
Dansatgas TMMD Ke-128 Tinjau RTLH Ibu Rugaiyah, Pesan Menyentuh untuk Satgas: Jaga Kesehatan dan Keselamatan
Tanpa Konfirmasi Dan Fakta GS Terus di Fitnah di Media Online
Komsos Dengan Tokoh Pemuda, Babinsa Ajak Pemuda Dukung Program Pemerintah
Wujud Program Kemandirian bagi WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berhasil Panen Tomat mencapai Puluhan Kilo.
Babinsa Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi gratis Di SMP Negeri 4 Bendahara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:45

Bantah Telat 3 Bulan Gaji, PDAM Aceh Timur Ancam Polisikan Media Online Penyebar Hoaks

Jumat, 24 April 2026 - 16:11

Pangdam Iskandar Muda Lantik 101 Bintara Baru di Rindam IM.

Jumat, 24 April 2026 - 16:00

3 Hari Dikerjakan, Rumah Ibu Rugaiyah Sudah Dipasang Kusen

Jumat, 24 April 2026 - 15:49

Dansatgas TMMD Ke-128 Tinjau RTLH Ibu Rugaiyah, Pesan Menyentuh untuk Satgas: Jaga Kesehatan dan Keselamatan

Jumat, 24 April 2026 - 12:09

Tanpa Konfirmasi Dan Fakta GS Terus di Fitnah di Media Online

Jumat, 24 April 2026 - 07:05

Wujud Program Kemandirian bagi WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berhasil Panen Tomat mencapai Puluhan Kilo.

Jumat, 24 April 2026 - 06:59

Babinsa Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi gratis Di SMP Negeri 4 Bendahara

Jumat, 24 April 2026 - 06:49

Langkah Cepat TMMD 128: Mal Pondasi Dibongkar, Pembangunan RTLH Berlanjut

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x