INFOLANGSA.COM – Aceh Tamiang
Dengan semangat _Hubbul Wathan Minal Iman_ (Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman), Front Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tamiang Periode 2026-2031 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Acara pelantikan berlangsung khidmat di Cafe Teko, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (29/10/2026).
Pelantikan ini mengusung tema “Membangun Karakter Pemuda Berintegritas Dalam Mewujudkan Bangsa Indonesia yang Maju, Adil dan Sejahtera Dalam Bingkai NKRI”.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
1. Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi – Bupati Aceh Tamiang
2. Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos – Dandim 0117/Aceh Tamiang
3. AKBP Robby Ansyari, S.I.K – Kapolres Aceh Tamiang
4. Kapten Inf Faisal – Danramil 02/Karang Baru
5. T. Sukandi – Ketua PETA Provinsi Aceh
6. Kajari Aceh Tamiang
7. Ketua Pengadilan Negeri Kuala Simpang
8. Muhammad Zakiruddin (Bang Zek) – Anggota DPRA
9. Anggota DPRK Aceh Tamiang
10. Peltu Nasri – mewakili Danpom
11. Yuarnita Indriani, S.Pi – Anggota DPRK Aceh Tamiang
12. H. Leman, H. Rizad, Saipul Anuar
13. MPU Aceh Tamiang, MPD Aceh Tamiang, PPM dan Ormas
14. Perwakilan PETA Aceh Tengah
15. 44 Anggota PETA Aceh Tamiang dan Insan Pers
Adapun Ketua PETA Aceh Tamiang yang dilantik adalah Muhammad Deni, dengan total anggota sebanyak 44 orang.
Sambutan Ketua PETA Aceh Tamiang, Muhammad Deni:
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul pada acara pelantikan dan pengukuhan Front Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2026-2031. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan, dukungan dan amanah yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban tanggung jawab sebagai Ketua PETA,” ujarnya.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa jabatan ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama, kekompakan, dan dukungan dari seluruh pengurus dan anggota PETA,” ungkap Deni.
Sambutan Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos:
“Saya sangat mendukung terbentuknya PETA di Kabupaten Aceh Tamiang. Pegang teguh AD/ART organisasi, boleh berkoordinasi dengan Forkopimda dan bisa ikut kegiatan bergerak bersama-sama dengan masyarakat. PETA ini akan saya sampaikan ke Panglima. Artinya, semangat PETA adalah kolaborasi. Selamat bekerja,” tegas Dandim.
Sambutan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi:
“Cinta tanah air sebagian dari iman. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, saya mendukung dan menyukseskan terbentuknya PETA. Perjuangan membela tanah air hari ini tidak lagi diukur dengan angkat senjata, melainkan bagaimana kita merawat keutuhan bangsa dari berbagai bentuk ancaman,” katanya.
“Berdasarkan UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara, Pasal 30 Ayat 1 dan Ayat 2 mengatur tentang wajib ikut serta dalam usaha pertahanan negara,” terang Bupati.
Acara pelantikan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh tamu undangan dan pengurus PETA Aceh Tamiang.
*Reporter: Jon*


















