Rebut Kembali Marwah Golkar: Kader Muda Desak Pembaharuan Kepemimpinan DPD Golkar Sumut

- Penulis

Kamis, 5 Juni 2025 - 08:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gandhy Panigoro Ketua DPC Ormas MKGR Deli Serdang

InfoLangsa.Com – Deli Serdang
Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sumatera Utara, berbagai elemen kader mulai menyuarakan pandangan strategis terkait arah kepemimpinan partai ke depan. Salah satunya datang dari Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Deli Serdang, Gandhy Panigoro, yang menekankan pentingnya keseimbangan, loyalitas, dan kedewasaan politik dalam menentukan nahkoda baru DPD Golkar Sumut.

Gandhy menyebut Musda kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat posisi Partai Golkar sebagai kekuatan penopang pembangunan di Sumatera Utara. Ia menegaskan, Golkar Sumut harus menjadi garda terdepan yang siap mendukung dan mengamankan kebijakan strategis pemerintahan Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, demi kepentingan rakyat dan daerah.

“Pemerintahan Gubernur Bobby adalah representasi semangat perubahan dan kemajuan Sumatera Utara. Golkar semestinya hadir sebagai kekuatan utama yang memperkuat kebijakan pembangunan, bukan sekadar mengamati dari jauh, apalagi berseberangan. Kita harus menjadi bagian aktif dari solusi,” ujar Gandhy.

Menurutnya, Golkar Sumut ke depan harus dipimpin oleh sosok yang tidak hanya memahami peta politik lokal, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap arah dan prioritas pembangunan yang sedang digagas oleh Pemerintah Provinsi. “Ini bukan sekadar soal partai, tapi soal tanggung jawab moral terhadap masa depan Sumut,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memilih pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan lokal dengan garis kebijakan nasional, serta menjunjung tinggi prinsip PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, Tidak Tercela).

“Pemimpin Golkar Sumut ke depan tidak cukup hanya kuat secara struktur, tapi juga harus matang secara politik. Loyal pada partai dan pada arah perjuangan partai bersama pemerintahan yang sah, bukan pada afiliasi personal,” tegasnya.

Gandhy kemudian menyoroti sosok Hendriyanto Sitorus, Ketua DPD Golkar Labuhanbatu Utara sekaligus Bupati aktif, sebagai figur ideal yang bisa membawa Golkar Sumut sejajar dan bersinergi dengan kekuatan kepemimpinan Sumatera Utara saat ini.

Ia menilai langkah DPD Golkar Labura yang secara terbuka mendukung Hendriyanto adalah sinyal kuat bahwa kesadaran kader di akar rumput sudah semakin tajam dalam membaca arah dan kebutuhan politik.

“Ini bukan tentang siapa yang kita dukung semata, tetapi tentang siapa yang paling mampu menjaga marwah partai dan menjadikannya relevan dengan semangat perubahan yang sedang dibawa oleh Gubernur Bobby,” tambahnya.

Sebagai Ketua Ormas MKGR di Deli Serdang, Gandhy juga menegaskan bahwa meskipun ia dan unsur MKGR Deli Serdang tidak berada dalam struktur Pengurus DPD Golkar Kabupaten saat ini, hal itu tidak menghalangi mereka untuk bersuara secara moral. Ia menggarisbawahi bahwa tidak masuknya MKGR—organisasi yang justru melahirkan Golkar—ke dalam struktur kepengurusan merupakan preseden yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah politik lokal Golkar.

“Ini pertama kali terjadi. Ketika MKGR yang justru melahirkan Golkar tidak diakomodir, itu menandakan betapa kepemimpinan sebelumnya telah menjauh dari semangat kolektif dan kultur kekaryaan yang menjadi fondasi partai ini,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan agar Musda Golkar Sumut menjadi arena kontestasi sehat dan bermartabat, demi mengembalikan partai kepada khitahnya: berperan nyata dalam pembangunan dan pengabdian.

“Golkar harus kembali menjadi partai kader, partai rakyat, dan partai penggerak pembangunan. Musda ini adalah kesempatan emas untuk menegaskan bahwa Golkar hadir bukan untuk memecah, tapi menyatu. Bukan untuk berseberangan, tapi bersinergi dan berbaris rapi mendukung Gubernur Sumatera Utara dalam membawa perubahan,” pungkasnya.

(Rizky Zulianda)

 

Berita Terkait

MENYALA DALAM KEHORMATAN, MENGENANG JASA PAHLAWAN
Jacob Ereste : Fenomen Ghaib Dalam Maklumat Raja Wali Dari Wilayah Pesisir Utara Pulau Jawa Tengah Dari Peristiwa Aceh dan Bencana Gempa di NTT
35 Anggota Paskibraka Siap Mengimbarkan Bendera Merah Putih.
Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81 Republik Indonesia
Pemkab Bireuen Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor, Kajari Jadi Irup.
Kapolres Aceh Tamiang Hadiri Ziarah Makam dan Tabur Bunga Peringati HUT RI ke-81
Dandim 0117/Aceh Tamiang Irup Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81RI Di TMP Kuala Simpang
10 Tim Bertarung di Turnamen HUT RI ke-81 RT 10 RW 003, Dimulai 16-17 Agustus
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:05

MENYALA DALAM KEHORMATAN, MENGENANG JASA PAHLAWAN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:51

Jacob Ereste : Fenomen Ghaib Dalam Maklumat Raja Wali Dari Wilayah Pesisir Utara Pulau Jawa Tengah Dari Peristiwa Aceh dan Bencana Gempa di NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:48

35 Anggota Paskibraka Siap Mengimbarkan Bendera Merah Putih.

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:37

Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81 Republik Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:16

Pemkab Bireuen Gelar Upacara Taptu dan Pawai Obor, Kajari Jadi Irup.

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:38

Dandim 0117/Aceh Tamiang Irup Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81RI Di TMP Kuala Simpang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01

10 Tim Bertarung di Turnamen HUT RI ke-81 RT 10 RW 003, Dimulai 16-17 Agustus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:18

Jacob Ereste : Safari GMRI ke Semarang. Demak, Kadilangu, Kudus. Purwodadi, Solo dan Semarang

Berita Terbaru

News

MENYALA DALAM KEHORMATAN, MENGENANG JASA PAHLAWAN

Minggu, 16 Agu 2026 - 23:05

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x