Rahmad Sukendar Soroti Rekrutmen Polri: Kenapa Hanya Anak Pejabat dan Pengusaha yang Diterima?

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, melontarkan kritik keras terhadap sistem rekrutmen anggota Polri yang dinilainya sarat ketimpangan dan diskriminatif terhadap masyarakat kecil.

Rahmad menyoroti bahwa mayoritas peserta yang lolos dalam proses seleksi berasal dari kalangan elit internal kepolisian, TNI dan Pejabat khususnya anak-anak dari perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati). Sementara itu, anak-anak dari kalangan bintara dan masyarakat umum nyaris tidak terakomodasi.

Perlu diketahui, apalagi yang sekarang ini ada beredar di media sosial keluhan dari orang tua casis bintara pengiriman Polda Sulawesi Utara diduga adanya permainan kotor panitia dengan memberikan kemudahan kepada casis tertentu dan mengorbankan casis lain nya ini yang harus menjadi perhatian Kapolri karena sudah viral dimasyarakat.

“Semua yang lolos dalam perangkingan tidak ada dari kalangan orang susah. Mereka datang ke lokasi seleksi dengan kendaraan mewah, bahkan dikawal ajudan. Di mana nurani pejabat kepolisian terhadap rakyat kecil?” ujar Rahmad Sukendar, Sabtu (31/5/2025).

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa proses seleksi Polri sudah jauh dari prinsip meritokrasi dan keadilan sosial. Ia menilai bahwa rekrutmen semacam ini hanya memperkuat eksklusivitas di dalam tubuh Polri dan berpotensi menciptakan ketimpangan struktural jangka panjang.

“Apakah Polri sekarang hanya diwariskan kepada anak-anak pejabat? Bagaimana dengan anak petani, tukang becak, atau buruh yang punya semangat mengabdi, tapi tak punya akses dan kekuasaan? Mereka justru yang seharusnya diberi peluang,” tambahnya.

Rahmad juga memperingatkan bahwa jika praktik ini terus dibiarkan, maka Polri akan kehilangan kepercayaan publik. Ia mendesak Presiden, Komisi III DPR RI, dan lembaga pengawas eksternal untuk turun tangan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen Polri.

“Sudah saatnya rekrutmen Polri dibuka secara transparan dan diawasi publik. Jangan biarkan hanya anak-anak ‘orang dalam’ yang masuk, sementara anak bangsa lainnya dipinggirkan. Polri adalah milik rakyat, bukan milik keluarga perwira,” dan pejabat negara tutupnya.

(Red)

Berita Terkait

117 Siswa SMP Negeri 2 Jeumpa Mengikuti TKA Tahun 2026.
Plt. Sekda Aceh Tamiang Terima 50 Ribu Mushaf Alquran dari Markaz Bersama Assunnah
Kapolsek Meurah Mulia Bersama Muspika Cek Irigasi, Pastikan Sawah Segera Dialiri Air
SPBUN Kebun Baru PTPN IV Klarifikasi Kasus Penahanan PR “Bukan Kriminalisasi, Sudah Tiga Kali Tertangkap Ambil Brondolan”.
KCBI Bawa Kasus Anggaran BUMDes Gandoang ke Kejari Bogor
Selamat Atas Pelantikan Bendahara Pimpinan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Timur Dilantik Menjadi Advokat PPKHI.
Soft Launching Penyerahan Huntara bagi 163 KK Warga Terdampak Bencana di Lubuk Sidup Aceh Tamiang
Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:20

117 Siswa SMP Negeri 2 Jeumpa Mengikuti TKA Tahun 2026.

Jumat, 17 April 2026 - 04:25

Plt. Sekda Aceh Tamiang Terima 50 Ribu Mushaf Alquran dari Markaz Bersama Assunnah

Jumat, 17 April 2026 - 04:21

Kapolsek Meurah Mulia Bersama Muspika Cek Irigasi, Pastikan Sawah Segera Dialiri Air

Kamis, 16 April 2026 - 15:54

SPBUN Kebun Baru PTPN IV Klarifikasi Kasus Penahanan PR “Bukan Kriminalisasi, Sudah Tiga Kali Tertangkap Ambil Brondolan”.

Kamis, 16 April 2026 - 10:34

Selamat Atas Pelantikan Bendahara Pimpinan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Timur Dilantik Menjadi Advokat PPKHI.

Kamis, 16 April 2026 - 10:28

Soft Launching Penyerahan Huntara bagi 163 KK Warga Terdampak Bencana di Lubuk Sidup Aceh Tamiang

Kamis, 16 April 2026 - 09:19

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

Kamis, 16 April 2026 - 08:42

Tingkatkan Kapasitas Petugas, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x