Rahmad Sukendar: Sikat Habis Premanisme Berkedok Organisasi!

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banten
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, memberikan apresiasi atas langkah tegas Polda Banten yang menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan pemalakan proyek senilai Rp 5 triliun oleh oknum Kadin Cilegon. Namun, ia menegaskan bahwa pengusutan kasus ini tidak boleh berhenti di permukaan saja.

Rahmad menyatakan bahwa praktik premanisme dan pungutan liar yang mengatasnamakan organisasi resmi adalah bentuk pemerasan sistematis yang harus diberantas hingga ke akarnya.

“Jangan hanya dua orang. Bongkar semua! Premanisme dan pungli berkedok organisasi harus disikat habis,” tegasnya, Selasa (11/6/2025).

Ia menyebut, tindakan oknum yang mencatut nama organisasi seperti Kadin untuk mendapatkan proyek merupakan penghinaan terhadap dunia usaha dan institusi hukum. Menurutnya, ini adalah modus lama dengan pola baru yang berbahaya jika dibiarkan.

“Ini modus lama dengan wajah baru. Mengatasnamakan organisasi untuk memalak proyek. Negara tak boleh tunduk pada model premanisme seperti ini,” ujarnya.

Rahmad juga meminta agar Polda Banten tidak ragu mengungkap aktor-aktor intelektual di balik kasus ini. Selain itu, ia mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk berani melawan dan melapor jika mengalami praktik serupa.

“Kami di BPI KPNPA RI siap mendampingi korban. Jangan takut! Negara harus hadir, dan aparat jangan main-main dalam kasus seperti ini,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan seruan keras agar wilayah Banten dibersihkan dari oknum-oknum pemalak yang mengatasnamakan organisasi.

“Sudah cukup! Bersihkan Banten dari oknum-oknum pemalak berseragam. Jika dibiarkan, mereka akan terus tumbuh dan merusak dari dalam,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Banten telah menetapkan dua tersangka baru dalam kasus ini sebagai bagian dari pengembangan penyidikan terhadap oknum yang diduga kuat melakukan pemerasan proyek menggunakan atribut organisasi.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.
Pemko Langsa Salurkan Santunan Kemensos kepada Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi
Wabup Aceh Tamiang: Negara Selalu Hadir untuk Masyarakat, Bantuan Korban Bencana
TNI percepat Bangun Jembatan Gantung Garuda penghubung Dua Desa di Aceh Tamiang
Kemensos dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Serahkan Santunan Ahli Waris
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bangun Tower Air, Perkuat Akses Air Bersih Warga Desa.
Perkuat Struktur Jembatan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pemasangan Batu di Jembatan Aramco 2.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:40

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:21

Pemko Langsa Salurkan Santunan Kemensos kepada Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:41

Wabup Aceh Tamiang: Negara Selalu Hadir untuk Masyarakat, Bantuan Korban Bencana

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:47

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:20

TNI percepat Bangun Jembatan Gantung Garuda penghubung Dua Desa di Aceh Tamiang

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:28

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bangun Tower Air, Perkuat Akses Air Bersih Warga Desa.

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:26

Perkuat Struktur Jembatan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pemasangan Batu di Jembatan Aramco 2.

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:24

Dukung Ketahanan Pangan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bagikan Benih Padi kepada Kelompok Tani Jeumpa Sikureung.

Berita Terbaru

News

Rabu, 11 Mar 2026 - 07:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x