Rahmad Sukendar: Mafia Peradilan Harus Dibongkar, Jangan Biarkan Oknum Hakim Cederai Keadilan

- Penulis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLanhsa.Com – Jakarta
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, memberikan pernyataan tegas terkait seruan Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto, yang meminta para hakim melaporkan rekan sejawat yang terlibat dalam praktik korupsi. Rahmad menilai, langkah tersebut merupakan sinyal kuat bahwa mafia peradilan masih menjadi persoalan serius yang harus segera dibongkar.

“Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa masih ada oknum hakim yang berani melakukan transaksi perkara dengan penasehat hukum. Ini bukan sekadar isu, tapi fakta yang kami terima dari laporan masyarakat,” tegas Rahmad dalam keterangannya kepada media, Sabtu (24/5/2025).

Menurut Rahmad, praktik jual beli perkara telah mencoreng marwah lembaga peradilan dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap hukum. Ia menambahkan, jaringan mafia hukum tidak berdiri sendiri, tetapi melibatkan banyak pihak yang bekerja secara sistematis.

“Kami dari BPI KPNPA RI mendorong agar Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial segera melakukan langkah pembersihan internal secara serius dan menyeluruh. Jangan hanya berhenti pada imbauan, tetapi perlu tindakan konkret,” lanjutnya.

Rahmad juga menyampaikan bahwa masih banyak hakim-hakim yang memiliki integritas tinggi namun tertekan oleh lingkungan yang tidak sehat. Oleh karena itu, ia meminta adanya perlindungan terhadap para pelapor atau whistleblower dalam lingkungan peradilan.

“Kalau Mahkamah Agung benar-benar ingin bersih, maka harus dimulai dari dalam. Jangan biarkan mereka yang masih punya idealisme tenggelam dalam sistem yang rusak,” ujar Rahmad.

Di akhir pernyataannya, Rahmad mengajak masyarakat dan lembaga sipil untuk turut serta dalam mengawasi jalannya proses hukum agar tetap berpihak pada keadilan dan bukan pada kepentingan segelintir pihak.
(Red)

Berita Terkait

Sebagian Kota Langsa Masih Gelap Sejak Selasa: Warga Pertanyakan Transparansi Informasi PLN
SMKN 3 Langsa Gelar Workshop Deep Learning
SMK N 3 Langsa Raih Juara 3 Street Parade Di Ajang Drumband Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
12 TIM Meriahkan Perlombaan Drumbend Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
Cuaca Ekstrem, Personel Tagana dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota Siaga di Seluruh Aceh.
Ciptakan Kota Medan Aman, Elemen Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan
Kapolres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dan MoU dengan UIN Sultanah Nahrasiyah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Polsek Langsa Tangkap Spesialis Pembongkar Rumah yang Meresahkan Warga, Dua Pelaku Dibekuk di Gampong Daulat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:27

Mulai Besok, Kendaraan Besar Dilarang Melintas Jembatan Krueng Tingkeum

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:22

HUT ke 19 Partai Hanura Diperingati dengan Nuansa Religi dan Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:07

Pencak Silat Asah Psikomotorik Siswa Muhammadiyah Boarding School Bireuen.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:01

Personel Yonif TP 837/KT Laksanakan Satgas Kemanusiaan Pasca Banjir di Aceh.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:01

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:17

Maknai Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H.

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:05

Ketua Pengadilan Lubuk Pakam Indrawan, SH.MH menerima Kunjungan Time Bidkum Deliserdang Sehat

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:01

Sukses Berdayakan Warga Binaan, Kanwil Ditjenpas Aceh Panen Raya di Lapas Blangpidie

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x