Rahmad Sukendar: Kejaksaan Jadi Benteng Terakhir Rakyat, Tapi Kinerja Daerah Masih Diragukan

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah cepat Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin, marwah institusi Adhyaksa kembali tegak sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi.

“Kami di BPI KPNPA RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung di bawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin. Banyak kasus korupsi besar berhasil diungkap, dan kinerjanya pantas mendapat dukungan dari seluruh masyarakat,” ujar Rahmad, Senin (25/8/2025).

Namun, ia menyoroti lemahnya kinerja Kejaksaan di daerah yang dinilai tidak sejalan dengan pusat. “Dari sekian banyak laporan korupsi yang kami serahkan, sebagian besar belum ditindaklanjuti secara serius. Ini bukti Kejaksaan di daerah tidak mengikuti ketegasan Kejaksaan Agung. Jangan sampai hanya jadi pencitraan,” tegasnya.

Rahmad menekankan, publik menuntut adanya efek jera nyata terhadap koruptor. “Jangan ada perlakuan istimewa. Pejabat tinggi, pengusaha, maupun siapa pun yang menggerogoti uang rakyat harus dihukum seberat-beratnya. Hukum harus tegas dan tidak pandang bulu,” ujarnya.

Ia juga menilai kepemimpinan ST Burhanuddin membawa angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia. “Beliau berhasil mengembalikan kepercayaan rakyat bahwa hukum bisa tegak dan adil. Ini sebuah prestasi besar yang harus diapresiasi,” tambahnya.

Rahmad memastikan BPI KPNPA RI akan terus mengawal laporan masyarakat bersama Kejaksaan. “Korupsi adalah musuh bersama. Kami siap berdiri di garis depan mendukung Kejaksaan agar Indonesia benar-benar bersih dari praktik busuk yang merugikan rakyat,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.
Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak
Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng
LSM KCBI: Dosa Sosial di Tanjungsari! 6 Tahun Anak Lumpuh Tak Dipedulikan Kades, Malah Jadi Korban Pungli Oknum RT
TRC BPBD Langsa Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang yang Timpa Truk Fuso
MABIT Goes Wild, BPBD Langsa Bekali 146 Siswa dengan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 00:27

Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.

Minggu, 27 September 2026 - 15:37

Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

Minggu, 27 September 2026 - 14:54

BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak

Minggu, 27 September 2026 - 14:49

Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng

Minggu, 27 September 2026 - 14:28

TRC BPBD Langsa Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang yang Timpa Truk Fuso

Minggu, 27 September 2026 - 13:48

MABIT Goes Wild, BPBD Langsa Bekali 146 Siswa dengan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

Minggu, 27 September 2026 - 13:15

EMPAT ANAK YATIM BINAAN KORAMIL 06/INDRAPURI, SATU MIMPI: MENJADI PRAJURIT TNI AD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x