Rahmad Sukendar Desak Reformasi Polri Total: Naikkan Gaji Bintara, Hentikan Hedonisme, dan Buka Ruang Publik!

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 09:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, kembali melontarkan kritik keras terhadap kondisi Polri yang menurutnya masih jauh dari harapan rakyat. Ia menegaskan, reformasi di tubuh Polri harus dilakukan secara total, bukan sekadar pergantian pejabat atau perubahan kosmetik belaka.

Rahmad menyoroti kesenjangan kesejahteraan di tubuh Polri. Menurutnya, gaji para bintara harus dinaikkan agar bisa hidup layak dan sejahtera, sementara gaya hidup hedon para perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) harus segera dihilangkan.

“Bagaimana bisa anggota di lapangan bekerja maksimal jika kesejahteraannya masih jauh dari kata cukup? Sementara itu, kita masih melihat gaya hidup mewah sebagian pamen dan pati. Ini harus dihentikan. Reformasi tidak boleh hanya menyentuh bawah, tapi juga atas,” tegas Rahmad, Jumat (19/9/2025).

Selain itu, Rahmad juga menyoroti budaya eksklusif dalam tubuh kepolisian. Ia meminta agar Kapolsek hingga Kapolda lebih mudah diakses oleh masyarakat, bukan justru menciptakan jarak dengan rakyat.

Rahmad menegaskan bahwa reformasi Polri sejati harus menyentuh sistem dan manusia. “Jangan ada lagi anggota yang diistimewakan hanya karena kedekatan dengan pejabat tertentu. Kalau praktik seperti ini masih dibiarkan, rakyat akan terus kehilangan kepercayaan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti lemahnya respons aparat terhadap aspirasi publik. Demo-demo masyarakat sering kali diabaikan, seolah suara rakyat tidak lagi berarti di hadapan institusi kepolisian.

“Untuk nanti jika Kapolri yang baru, saya katakan: siapkan peti mati sebagai simbol peringatan. Itu tanda tidak ada lagi toleransi bagi penyalahgunaan kekuasaan. Polri harus bersih, berwibawa, dan benar-benar jadi pengayom rakyat, bukan alat kekuasaan,” ujarnya.

Menurut Rahmad, bangsa ini tidak akan pernah maju jika hukum hanya dijadikan alat transaksi. Reformasi Polri, katanya, harus nyata, menyentuh akar masalah, dan bukan sekadar slogan kosong.

“Bangsa ini hanya bisa maju bila aparat hukum berdiri tegak di atas kebenaran, bukan di atas kepentingan. Tidak boleh ada lagi mafia hukum, permainan kasus, dan kompromi yang merusak keadilan. Saya bersama BPI KPNPA RI akan terus mengawal dan memastikan Polri melakukan reformasi menyeluruh,” pungkasnya.*

Redaksi

Berita Terkait

SISTEM IMIGRASI MALAYSIA LUMPUH, RIBUAN PELANCONG TERDAMPAK
Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Binaan
Babinsa Kodim 0117/atam Dampingi Petani Aceh Tamiang: Siapkan Lahan Kangkung Hingga Pasang Lanjaran Kacang Panjang
Gerak Cepat URC Rajawali, Pelaku Curat Toko Yurin Baja & Penadah Diamankan dalam 1 Hari
Komitmen IAIN Menuju UIN: Transformasi untuk Mutu, Kemandirian, dan Kontribusi Bangsa
Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia
Mahkamah Syar’Iyah Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Pegawai Dan Masyarakat Sekitarnya.
Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:26

SISTEM IMIGRASI MALAYSIA LUMPUH, RIBUAN PELANCONG TERDAMPAK

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:22

Babinsa Komsos Dengan Tokoh Masyarakat Di Wilayah Binaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:15

Babinsa Kodim 0117/atam Dampingi Petani Aceh Tamiang: Siapkan Lahan Kangkung Hingga Pasang Lanjaran Kacang Panjang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:49

Gerak Cepat URC Rajawali, Pelaku Curat Toko Yurin Baja & Penadah Diamankan dalam 1 Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37

Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:06

Mahkamah Syar’Iyah Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Pegawai Dan Masyarakat Sekitarnya.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:07

Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:53

Masih Berstatus Saksi Meskipun Fakta Sidang Terbuka! KCBI Desak KPK Tersangkakan Pejabat Pemkab Bekasi Penerima Fee Proyek

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x