Rahmad Sukendar Desak KPK Bongkar Suap dan Pungli di Kementerian Tenaga Kerja

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan menelusuri dugaan praktik suap dan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja. Ia menilai isu tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut nasib jutaan pekerja Indonesia.

“KPK jangan diam. Dugaan adanya suap dan pungli di Kementerian Tenaga Kerja harus dibongkar tuntas. Jangan sampai kementerian yang seharusnya melayani rakyat malah dijadikan ladang korupsi,” tegas Rahmad Sukendar, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, praktik suap dan pungli bukan hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Apalagi kementerian ini memegang peran vital dalam mengurusi tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun yang bekerja di luar negeri.

“Kalau benar ada pejabat bermain, berarti rakyatlah yang jadi korban. Tidak boleh ada kompromi. Siapa pun yang terlibat harus diproses hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Rahmad menegaskan, arahan Presiden dan Kapolri sudah jelas: tidak ada ruang bagi praktik pungli dan korupsi. Karena itu, KPK ditantang untuk membuktikan integritas dengan berani mengusut dan menindak siapa saja yang terlibat.

“Rakyat menunggu bukti, bukan janji. Jika KPK berani bertindak, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum akan pulih. Tapi bila sebaliknya, publik akan menilai KPK hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” pungkasnya.*

Redaksi

Berita Terkait

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.
Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak
Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng
LSM KCBI: Dosa Sosial di Tanjungsari! 6 Tahun Anak Lumpuh Tak Dipedulikan Kades, Malah Jadi Korban Pungli Oknum RT
TRC BPBD Langsa Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang yang Timpa Truk Fuso
MABIT Goes Wild, BPBD Langsa Bekali 146 Siswa dengan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 00:27

Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.

Minggu, 27 September 2026 - 15:37

Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

Minggu, 27 September 2026 - 14:54

BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak

Minggu, 27 September 2026 - 14:49

Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng

Minggu, 27 September 2026 - 14:28

TRC BPBD Langsa Bergerak Cepat Tangani Pohon Tumbang yang Timpa Truk Fuso

Minggu, 27 September 2026 - 13:48

MABIT Goes Wild, BPBD Langsa Bekali 146 Siswa dengan Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

Minggu, 27 September 2026 - 13:15

EMPAT ANAK YATIM BINAAN KORAMIL 06/INDRAPURI, SATU MIMPI: MENJADI PRAJURIT TNI AD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x