Perkembangan Dan Minat Siswa Terhadap Ilmu Fisika Di Era Gen Z

- Penulis

Minggu, 25 Mei 2025 - 05:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Dr. Teuku Hasan Basri, M. Pd Dosen Prodi Pendidikan Fisika Universitas Samudra

Fisika adalah ilmu alam dasar dan fundamental, yang mempelajari materi dan energi, juga interaksi keduanya.

Dapat di ketahui bersama bahwa
Ilmu fisika di Indonesia mulai diperkenalkan secara sistematis pada awal abad ke-20, khususnya dengan dibukanya jurusan Fisika di
Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1955.

Namun di era globalisasi saat ini belajar fisika merupakan suatu tantangan tersendiri bagi guru fisika, perkembangan era digital dan industri 4.0 berdampak membawa perubahan yang signifikan khususnya pada siswa SMA.

Dalam kegiatan surve yang dilakukan penulis terhadap beberapa siswa di sekolah SMA Salah satu dampak terhadap pelajaran ini adalah para peserta didik menghindar dari pelajaran tersebut, alasan mereka fisika itu sulit dan membosankan apalagi jika terkait dengan pemahaman dan penghafalan teori dan rumus-rumus

Dalam pembahasan artikel ini penulis mencoba mencari solusi terhadap kurang minatnya para peserta didik untuk mendalami pelajaran fisika’ di sekolahnya.

“Menurunnya minat siswa terhadap pelajaran fisika’ disebabkan ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi daya tarik peserta didik untuk mengikuti secara intens dalam pembelajaran fisika secara mendalam’.

Guru harus benar-benar masuk ke dalam pembelajaran itu dia bukan hanya sebagai pengajar namun dia juga harus mampu menjadi fasilitator yang melibatkan para peserta didik dalam proses belajar mengajar, biarkan mereka berproses dalam pendalaman materinya secara enjoy sehingga para siswa tidak trauma sama pelajaran fisika.

Dalam konteks psikologi, enjoy dapat didefinisikan sebagai keadaan mental positif yang ditandai dengan perasaan senang, puas, dan terlibat penuh dalam suatu aktivitas atau situasi.

Sebagai Dosen Prodi Pendidikan Fisika di universitas samudra penulis juga berharap kepada dewan guru pelajaran Fisika disekolah – Sekolah SMP, dan SMA agar dapat Menggunakan metode pengajaran yang bervariasi.

Sebab pemahaman yang tidak memadai oleh guru tentang prinsip-prinsip dan praktik pengajaran yang efektif. Bisa menyebabkan kurangnya pemahaman seorang pendidik tentang karakter peserta didik ini termasuk salah satu penyebab kurang minatnya para siswa siswi mendalami ilmu fisika di sekolah

Ini disebabkan pengajar atau pendidik kurang pemahaman tentang karakteristik peserta didik, penggunaan metode pengajaran yang monoton, atau kurangnya perhatian terhadap aspek kognitif dan afektif siswa.

Disarankan “Untuk meningkatkan minat siswa mempelajari Ilmi Fisika kami berharap pedagogi pada guru, penting Memperdalam pemahaman tentang peserta didik:
Guru harus memahami karakteristik individu siswa, termasuk gaya belajar, minat, dan latar belakang sosial mereka. Di era globalisasi perkembangan era digital dan industri 4.0.

Ilmu fisika memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pengembangan teknologi, dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.
Pendidikan Fisika:

Perkembangan ilmu fisika di Indonesia juga dipengaruhi oleh kurikulum pendidikan yang ada, yang terus ditingkatkan dan diperbarui untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Semoga dengan metode pengajaran prinsip-prinsip dan praktik pengajaran yang efektif pelajaran Fisika’ akan di minati kembali oleh peserta didik.

Disiarkan oleh Info Langsa.Com

Langsa Minggu 25 Mei 2025

Berita Terkait

RAIH PRESTASI, DAPAT REWARD: 125 SISWA SMK SWASTA IMELDA MEDAN KUNJUNGI PT INALUM
Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online
Implementasikan 15 Program Aksi Kemenimipas, Rutan Kelas I Tangerang Tanam Jagung Hibrida.
Sat Binmas Polres Aceh Tamiang Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Petugas Rutan Kuala Simpang
Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Seruway Ajak Warga Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli Blue Light Rutin, Satlantas Polres Aceh Tamiang Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
Pemko Langsa Jadi Lokus Pembelajaran PKN Tingkat II LAN RI Aceh, Bahas Kepemimpinan Adaptif Pascabencana
Tragika Kisah Drama Purbaya Yudi Sadewa Yang Harus Selaras Agar Tetap Harmoni
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:31

RAIH PRESTASI, DAPAT REWARD: 125 SISWA SMK SWASTA IMELDA MEDAN KUNJUNGI PT INALUM

Selasa, 15 September 2026 - 14:25

Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online

Selasa, 15 September 2026 - 14:17

Implementasikan 15 Program Aksi Kemenimipas, Rutan Kelas I Tangerang Tanam Jagung Hibrida.

Selasa, 15 September 2026 - 09:20

Sat Binmas Polres Aceh Tamiang Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Petugas Rutan Kuala Simpang

Selasa, 15 September 2026 - 09:15

Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Seruway Ajak Warga Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Selasa, 15 September 2026 - 08:56

Pemko Langsa Jadi Lokus Pembelajaran PKN Tingkat II LAN RI Aceh, Bahas Kepemimpinan Adaptif Pascabencana

Selasa, 15 September 2026 - 08:07

Tragika Kisah Drama Purbaya Yudi Sadewa Yang Harus Selaras Agar Tetap Harmoni

Selasa, 15 September 2026 - 08:01

Wujud Kepedulian Terhadap Infrastruktur, Danposramil Sekerak Bersama Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Perehapan Jembatan Gantung

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x