Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kanwil Ditjenpas Aceh Teguhkan Komitmen Kebangsaan dan Integritas Aparatur

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banda Aceh
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman kantor setempat. Upacara ini menjadi momentum strategis bagi seluruh jajaran pegawai untuk memperkuat kembali komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap denyut nadi pengabdian, Senin (01/06/2026).

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Kanwil Ditjenpas Aceh, mulai dari Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, para Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Ketua Tim, hingga seluruh staf pelaksana. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan posisi Pancasila sebagai pedoman moral bangsa sekaligus landasan dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Amanat tersebut juga menekankan komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Nilai-nilai musyawarah, mufakat, persatuan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila menjadi instrumen penting dalam membangun perdamaian serta menjembatani berbagai perbedaan di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam tindakan nyata sehari-hari. Pancasila tidak hanya dipahami sebagai simbol atau dokumen sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Usai pelaksanaan upacara, Kakanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai insan Pemasyarakatan, kita harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Yan Rusmanto.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah dinamika tantangan yang dihadapi organisasi.

“Pancasila adalah pedoman yang mempersatukan keberagaman dan menguatkan komitmen kebangsaan kita. Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Aceh untuk terus memperkuat loyalitas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan demi mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas dan berkeadilan,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan upacara ini, diharapkan seluruh pegawai Kanwil Ditjenpas Aceh semakin memahami dan menghayati nilai-nilai luhur Pancasila, sehingga mampu memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, serta integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi refleksi bersama untuk terus menjaga komitmen kebangsaan dalam setiap denyut nadi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Zainal

Berita Terkait

PW SEMMI Sulsel Kecam Sikap Bintang Wahyu Saputra, Ingatkan Jangan Ajarkan Kader Membangun Sekat Di Tubuh SEMMI
DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset
Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses
Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir
Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara
BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD
Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan
49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 03:21

PW SEMMI Sulsel Kecam Sikap Bintang Wahyu Saputra, Ingatkan Jangan Ajarkan Kader Membangun Sekat Di Tubuh SEMMI

Sabtu, 26 September 2026 - 17:08

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset

Sabtu, 26 September 2026 - 13:23

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir

Sabtu, 26 September 2026 - 11:17

Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara

Sabtu, 26 September 2026 - 08:08

Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 06:30

49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu

Sabtu, 26 September 2026 - 05:05

INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x