Infolangsa.Com – Makassar
13 September 2026
TV-Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, akan tanpa gemuruh suporter, PSM yang dikenal dengan julukan Juku Eja, masih menjalani sanksi dua pertandingan tanpa penonton dari Komdis PSSI sebagai buntut kericuhan suporter pada musim lalu. BRI Super League 2026/2027, Minggu (13/9/2026).
Namun, pelatih Arema, Marcos Santos, justru memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, pertandingan tanpa penonton bukan keuntungan bagi timnya. Pelatih asal Brasil itu malah menyayangkan kondisi tersebut karena ia justru menyukai atmosfer pertandingan yang ramai, termasuk ketika timnya bermain di kandang lawan.
“Kami menyayangkan pertandingan ini digelar tanpa penonton. Kami suka jika ada penonton, terutama ketika bermain away. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi tim tuan rumah dan juga kami,” ujar Marcos, yang dilansir bola.com (13/9)
Menurut Marcos, atmosfer dari tribun justru bisa memacu semangat para pemain Arema. Bahkan ketika bermain di kandang lawan dan harus menghadapi ribuan suporter tuan rumah.”jelasnya
Arema sebenarnya sudah tidak asing dengan suasana stadion yang sepi. Pada 2022, Singo Edan juga mendapat sanksi bermain tanpa penonton sebagai buntut Tragedi Kanjuruhan.
Setelah tragedi tersebut, Arema kehilangan dukungan dari suporter fanatiknya. Musim lalu, rata-rata hanya sekitar 2.000 penonton yang hadir dalam pertandingan kandang Singo Edan.
Di sisi lain , Hilman Syah Penjaga gawang PSM Untuk pertandingan kedua ini, PSM Makassar akan berstatus sebagai tuan rumah dan dapat tantangan dari tim Arema FC.
Menurutnya, absennya dukungan dari tribun menjadi kerugian bagi PSM karena atmosfer suporter selama ini menjadi salah satu energi penting ketika tim bermain di kandang.kami tetap optimistis untuk meraih kemenangan perdana musim ini. Doa dan dukungan suporter akan selalu bersama kami,” ujarnya.
((((Robby.R))))


















