MIO: “Luh Kagak Punya Otak” Bukan Sekadar Ujaran, Ini Soal Martabat Jurnalis

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta,
23 Agustus 2026
Tiga kata makian. Satu luka bagi profesi jurnalis.

Kalimat “Luh Kagak Punya Otak” yang dilontarkan Hotman Paris Hutapea kepada wartawan di Kejagung 17 Juli 2026, kini berproses di meja hukum.

MIO Indonesia menolak melupakan. Kemarin, Ketua Umum MIO, AYS Prayogi, menyerahkan langsung surat penagihan ke Direktorat Reskrim Polda Metro Jaya. Surat tertanggal 18 Agustus 2026 itu ditandatangani Dewan Etik MIO, Arthur Noija SH, dan ditembuskan ke Kapolri.

MIO mendesak Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti laporan LP B/5298/VII/2026. Sebab sudah 1 bulan lebih laporan masuk, namun SP2HP tak kunjung terbit.

Bagi MIO, ini bukan soal dendam pribadi. Ini soal martabat.

“Permintaan maaf tidak menghapus unsur pidana jika delik penghinaan terbukti,” tegas AYS Prayogi.

Dewan Etik MIO, Arthur Noija SH menambahkan, merendahkan profesi jurnalis melanggar imperatif kategoris Immanuel Kant. Martabat manusia harus diperlakukan sebagai tujuan, bukan objek pelecehan. Secara hukum, tindakan itu juga bertentangan dengan UU Pers 40/1999.

MIO menjerat Hotman Paris dengan Pasal 433, 436, dan 441 KUHP 2023. Berbeda dengan PWI yang memilih damai, MIO kekeh melanjutkan proses.

Ribuan jurnalis online di seluruh Indonesia kini menonton. Apakah hukum akan bicara, atau akan kalah oleh popularitas?

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Kampung paya tampah kecamatan karang baru giat HUT RI ke 81 dan Hari jadi Desa paya tampah ke 92
Pulihkan Benteng Alam Pascabencana, Bupati Aceh Tamiang Dukung Aksi Hijau Tanam 1.000 Bambu di Bantaran Sungai ​
Babinsa Koramil 02/Karang Baru Jalin Komunikasi Dan Silaturahmi Bersama Masyarakat
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang Gelar Beragam Kegiatan
Pemuda Desa Babah Rot Sukses Semarakkan HUT RI ke 81 Tahun 2026
Jelang Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, GIR-L laksanakan giat bersih-bersih Masjid.
Syahrial, SE, AK. Staf Ahli Wali Kota Langsa Hadiri Maulid Nabi di Masjid Darul Muttaqin Sungai Pauh
Bumi Anoa Nusantara Festival Usung “Mangkasara’ Molulo 2026”: Sinergi AMBA SULTRA dan Lembaga Adat Kerajaan Gowa di Kota Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:48

Kampung paya tampah kecamatan karang baru giat HUT RI ke 81 dan Hari jadi Desa paya tampah ke 92

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:27

Pulihkan Benteng Alam Pascabencana, Bupati Aceh Tamiang Dukung Aksi Hijau Tanam 1.000 Bambu di Bantaran Sungai ​

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:24

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Jalin Komunikasi Dan Silaturahmi Bersama Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:19

MIO: “Luh Kagak Punya Otak” Bukan Sekadar Ujaran, Ini Soal Martabat Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:31

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang Gelar Beragam Kegiatan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:22

Jelang Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, GIR-L laksanakan giat bersih-bersih Masjid.

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:16

Syahrial, SE, AK. Staf Ahli Wali Kota Langsa Hadiri Maulid Nabi di Masjid Darul Muttaqin Sungai Pauh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:54

Bumi Anoa Nusantara Festival Usung “Mangkasara’ Molulo 2026”: Sinergi AMBA SULTRA dan Lembaga Adat Kerajaan Gowa di Kota Makassar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x