InfoLangsa.
Untuk memperkuat kompetensi pedagogis dan spiritual guru, MGMP PAI SMP Kota Langsa menggelar kegiatan “Pendalaman Materi dan Praktik Penyembelihan Hewan Qurban” bagi guru Pendidikan Agama Islam SMP se-Kota Langsa.
Kegiatan berlangsung di SMP Negeri 6 Langsa, Selasa (01/9/2026) dan diikuti sekitar 50 orang guru PAI.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan fiqih, tetapi juga membekali guru dengan keterampilan praktis agar dapat mengimplementasikan nilai-nilai qurban secara langsung kepada peserta didik di sekolah.
Dari Pemahaman ke Aksi Nyata di Sekolah

Sebagai pemateri, hadir Tgk. Muhammad Yusuf, S.Pd.I dari SMP Negeri 9 Langsa. Dalam penyampaiannya, beliau menguraikan secara komprehensif tentang hukum, tata cara, hikmah, dan manajemen pelaksanaan qurban sesuai syariat.
“Qurban mengajarkan kita tentang keikhlasan Nabi Ibrahim dan ketaatan Nabi Ismail. Dari sinilah kita belajar rela berkorban demi kebaikan, berbagi kepada sesama, dan menumbuhkan empati kepada yang membutuhkan. Inilah nilai-nilai pendidikan karakter yang harus kita internalisasikan kepada peserta didik,” tegas Tgk. Yusuf.

Beliau menekankan bahwa guru PAI harus menjadi _uswah hasanah_ atau teladan. “Setelah memahami teori, guru juga harus mampu mempraktikkan. Nanti di sekolah, guru bisa menjadi fasilitator kegiatan qurban, mulai dari sosialisasi, pengumpulan dana, hingga pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian. Ini adalah pembelajaran langsung yang tidak bisa didapat di dalam kelas,” jelasnya.
Sesi praktik penyembelihan dilakukan secara langsung dengan tetap memperhatikan aspek syariat, kesehatan, dan keamanan. Para guru terlihat antusias dan aktif bertanya.
Sambutan Dinas Pendidikan: Wujudkan Sekolah Berbudaya Qurban

Hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Reza Arizona, S.Pd, Kasi PTK SD dan SMP menyampaikan apresiasi tinggi.
“Atas nama Kepala Dinas dan Kabid SMP, kami sangat mendukung penuh kegiatan yang digagas MGMP PAI ini. Ini adalah langkah konkret dalam menguatkan pendidikan agama dan karakter di sekolah,” ujarnya.
Kompetensi Guru Harus Utuh: Kognitif, Afektif, Psikomotorik

Ketua MGMP PAI SMP Kota Langsa, Zulfahmi, S.Sos.I., M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru secara holistik.
“Kompetensi guru PAI tidak cukup hanya di ruang kelas. Hari ini kami bekali guru dengan ilmu dan keterampilan praktik. Dengan begitu, guru semakin kuat ilmunya dan semakin kuat semangat dakwahnya. Harapan kami, ilmu ini akan disampaikan kembali kepada peserta didik, sehingga lahir generasi yang paham agama dan peduli sosial,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para guru tampak antusias dalam menggali lebih dalam tentang fiqih qurban, manajemen pelaksanaan, hingga cara mensosialisasikannya kepada siswa.
Dokumentasi: MGMP PAI SMP Kota Langsa_
Redaksi: InfoLangsa.Com_


















