M Husni & Ade Jona Prasetyo Dorong Stabilitas Pangan di Tengah Ancaman El Nino

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.COM — Medan
M Husni & Ade Jona Prasetyo memastikan kondisi ketahanan pangan di Sumatera Utara masih berada dalam situasi aman dan terkendali meski dunia tengah menghadapi ancaman perubahan iklim ekstrem akibat fenomena El Nino serta ketidakstabilan harga pangan global. Kepastian tersebut disampaikan Husni usai melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke gudang Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara di Medan, Senin (4/5/2026).

Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPR RI terhadap kesiapan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok masyarakat, khususnya beras dan minyak goreng program Minyakita, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di tengah meningkatnya kekhawatiran akan dampak El Nino terhadap produksi pangan nasional.

Dalam peninjauan tersebut, Husni & Jona didampingi jajaran Bulog Sumut berkeliling mengecek kondisi gudang penyimpanan, kualitas cadangan beras pemerintah, hingga kesiapan distribusi pangan ke berbagai daerah di Sumatera Utara. Mereka berdua juga berdialog langsung dengan pihak Bulog terkait langkah mitigasi yang disiapkan apabila terjadi gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem maupun fluktuasi harga internasional.

Berdasarkan laporan yang diterima, stok beras yang tersedia di gudang Bulog Sumatera Utara saat ini mencapai 63.000 ton. Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima bulan ke depan. Selain itu, tersedia pula stok minyak goreng program Minyakita sebanyak 4,6 juta liter.

“Tadi kami cek total beras ada 63.000 ton, cukup untuk lima bulan. Stok Minyakita juga ada 4,6 juta liter. Ini instruksi Bapak Presiden agar tidak ada kekurangan di setiap wilayah, khususnya Sumatera Utara,” ujar Husni kepada wartawan.

Menurut Husni & Jona, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kesiapan pangan nasional, terutama menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi mengganggu produksi pertanian di sejumlah daerah. Karena itu, seluruh lembaga terkait diminta bergerak cepat melakukan langkah antisipasi sejak dini agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan pokok.

Mereka menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok, tetapi juga menyangkut kelancaran distribusi dan kestabilan harga di tingkat masyarakat. Oleh sebab itu, DPR RI bersama pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap rantai distribusi pangan agar tidak terjadi penumpukan maupun kelangkaan di daerah tertentu.

“Kita tidak ingin masyarakat kesulitan mendapatkan beras atau minyak goreng hanya karena distribusinya terganggu. Pemerintah harus hadir memastikan stok cukup dan harga tetap stabil,” tegas Husni.

Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Bulog Sumut yang dinilai berhasil menjaga cadangan pangan daerah tetap aman di tengah kondisi global yang penuh ketidak pastian.

“Ini patut kita syukuri. Sumatera Utara masih mampu menjaga stok pangannya dengan baik. Bahkan yang membanggakan, stok beras yang ada sekarang seluruhnya berasal dari hasil produksi petani Sumut sendiri. Artinya sektor pertanian kita masih kuat,” katanya.

Husni menambahkan, keberhasilan menjaga ketahanan pangan daerah harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat sektor pertanian nasional. Menurutnya, swasembada pangan hanya dapat tercapai apabila pemerintah, petani, Bulog, dan pelaku distribusi bekerja secara terpadu.

“Kita ingin petani sejahtera, produksi meningkat, dan masyarakat juga merasakan manfaatnya melalui harga pangan yang stabil. Ini yang terus didorong pemerintah,” tambahnya.

Selain mengecek stok beras dan minyak goreng, Husni juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap potensi permainan harga di pasar. Ia meminta seluruh pihak terkait agar tidak memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami akan terus mengawasi bersama pemerintah agar tidak ada oknum yang bermain dalam distribusi maupun harga bahan pokok. Ketahanan pangan harus benar-benar dirasakan rakyat,” ucapnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa kondisi cadangan pangan di Sumut saat ini sangat kuat dan berada dalam kondisi aman. Ia menegaskan Bulog siap menjalankan arahan pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan di daerah.

“Alhamdulillah, stok kita di Sumatera Utara sangat kuat, ada 63.000 ton dan bisa ditambah setiap saat. Secara nasional, stok kita sudah menyentuh angka 5,2 juta ton. Ini membuktikan bahwa Indonesia benar-benar mengalami swasembada pangan,” jelas Budi.

Menurutnya, stok beras yang ada saat ini berasal dari hasil serapan produksi petani lokal Sumatera Utara. Hal itu menunjukkan kemampuan daerah dalam menopang kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada pasokan luar daerah maupun impor.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Utara karena beras yang ada di gudang Bulog mayoritas berasal dari hasil panen petani lokal. Kami terus melakukan penyerapan gabah petani untuk menjaga harga tetap stabil dan petani tetap mendapatkan keuntungan,” katanya.

Budi juga memastikan bahwa Bulog memiliki sistem distribusi nasional yang memungkinkan perpindahan stok antarwilayah apabila sewaktu-waktu diperlukan. Dengan sistem tersebut, stabilitas pasokan dan harga diharapkan tetap terjaga meskipun terjadi gangguan produksi di daerah tertentu.

“Kami terus melakukan koordinasi lintas wilayah. Kalau ada daerah yang membutuhkan tambahan stok, Bulog siap melakukan mobilisasi sehingga masyarakat tetap tenang,” ungkapnya.

Selain beras, Bulog Sumut saat ini juga tengah menjalankan program distribusi Minyakita melalui bantuan pangan pemerintah dengan total alokasi mencapai 7 juta liter. Hingga saat ini, sekitar 1,8 juta liter telah disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Budi menjelaskan, pihaknya juga sedang mempercepat koordinasi dengan produsen sesuai ketentuan Permendag Nomor 43 Tahun 2024 agar distribusi Minyakita ke pasar tradisional dapat berjalan lebih cepat dalam satu hingga dua minggu ke depan.

“Kami ingin memastikan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau di pasar-pasar tradisional. Distribusi akan terus diperkuat supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” jelasnya.

Menurut Budi, stabilitas pangan harus dijaga secara bersama-sama karena ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, Bulog, produsen, hingga petani menjadi kunci utama dalam menjaga pasokan pangan nasional tetap aman.

Sementara itu, Husni kembali mengingatkan masyarakat agar tidak panik menghadapi isu kelangkaan pangan maupun kenaikan harga yang berkembang di tengah situasi global saat ini. Ia menegaskan pemerintah terus bekerja memastikan seluruh kebutuhan pokok masyarakat tersedia dalam jumlah cukup.

“Pemerintah bersama DPR RI akan terus duduk bersama produsen untuk memastikan seluruh kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi tanpa kendala distribusi di pasar-pasar tradisional,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena kondisi stok pangan nasional, khususnya di Sumatera Utara, masih sangat aman.

“Untuk itu masyarakat jangan panik, karena semua stok bahan pokok aman. Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan rakyat tetap terpenuhi,” pungkas Husni.

(RP)

Berita Terkait

Bentol Nurmansyah : Terimakasih Atas Kepedulian Bapak Walikota Langsa.
Bupati Aceh Tamiang Dampingi Wamen PKP Tinjau Hunian Tetap di Kampung Simpang Kanan kec.Kejuruan Muda
Fakultas Pertanian Unsam Gelar Wisuda Lokal Periode I 2026, Luluskan 75 Sarjana Siap Dukung Ketahanan Pangan
Rutan Kelas I Tangerang Raih Predikat Terbaik II Kehumasan Tingkat Kanwil Ditjenpas Banten
Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional
Warga Mulai Tersenyum: MCK TMMD 104/Atim Hampir Rampung, Jalan Berlumpur Jadi Kenangan, Dansatgas Apresiasi Gotong Royong dengan Sembako
Tancap Gas Kejar Target, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Cor Jembatan-Gorong-Gorong, Pasang Keramik MCK & Bongkar RTLH
Perkuat Tata Kelola & Layanan, Perumda Tirta Keumuneng Launching Aplikasi My Tirta Keumuneng dan Gelar Diklat Capacity Building
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:25

Bentol Nurmansyah : Terimakasih Atas Kepedulian Bapak Walikota Langsa.

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:19

M Husni & Ade Jona Prasetyo Dorong Stabilitas Pangan di Tengah Ancaman El Nino

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:11

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Wamen PKP Tinjau Hunian Tetap di Kampung Simpang Kanan kec.Kejuruan Muda

Senin, 11 Mei 2026 - 17:13

Fakultas Pertanian Unsam Gelar Wisuda Lokal Periode I 2026, Luluskan 75 Sarjana Siap Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 11 Mei 2026 - 14:47

Rutan Kelas I Tangerang Raih Predikat Terbaik II Kehumasan Tingkat Kanwil Ditjenpas Banten

Senin, 11 Mei 2026 - 13:29

Warga Mulai Tersenyum: MCK TMMD 104/Atim Hampir Rampung, Jalan Berlumpur Jadi Kenangan, Dansatgas Apresiasi Gotong Royong dengan Sembako

Senin, 11 Mei 2026 - 12:34

Tancap Gas Kejar Target, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Cor Jembatan-Gorong-Gorong, Pasang Keramik MCK & Bongkar RTLH

Senin, 11 Mei 2026 - 11:23

Perkuat Tata Kelola & Layanan, Perumda Tirta Keumuneng Launching Aplikasi My Tirta Keumuneng dan Gelar Diklat Capacity Building

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x