LSM KANA Soroti Ketimpangan Anggaran di Disdikbud Aceh Timur: PPPK Paruh Waktu Digaji Rp 200 Ribu, Anggaran Outsourcing Miliaran

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – ACEH TIMUR
Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Advokasi Nanggroe Aceh, KANA, menyoroti adanya ketimpangan dalam pengelolaan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur.

Hal ini disampaikan Ketua LSM KANA, Muzakir, menyusul banyaknya keluhan dari tenaga PPPK Paruh Waktu yang bertugas di lingkungan Disdikbud Aceh Timur yang hanya menerima honor sebesar Rp 200.000 per bulan.

“Yang kami soroti adalah prioritas anggaran. Di satu sisi ada PPPK Paruh Waktu yang sudah mengabdi di sekolah-sekolah, tapi hanya diberi honor Rp 200 ribu per bulan. Di sisi lain, kami menemukan ada anggaran miliaran rupiah yang dialokasikan untuk kegiatan outsourcing di dinas yang sama,” ujar Muzakir kepada wartawan, Selasa 7/7/2026.

Lebih lanjut, Muzakir mempertanyakan peruntukan dan efektivitas anggaran miliaran tersebut. Menurutnya, jika anggaran itu digunakan untuk meningkatkan status dan kesejahteraan PPPK Paruh Waktu, maka kualitas layanan pendidikan di Aceh Timur akan lebih baik.

“Kami meminta Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum untuk melakukan audit. Anggaran miliaran itu untuk outsourcing apa saja? Siapa vendornya? Dan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dasar pendidikan?” tanya Muzakir.

Ia juga mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur untuk bersikap terbuka dan transparan terkait rincian penggunaan anggaran.

“Seharusnya anggaran pendidikan dan kebudayaan diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. Jangan sampai uang miliaran habis untuk vendor, sementara tenaga yang langsung bersentuhan dengan siswa hanya digaji 200 ribu,” tegasnya.

Muzakir khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan akan berdampak pada semangat kerja tenaga honorer dan pada akhirnya merugikan dunia pendidikan di Aceh Timur.

“Kami dari KANA akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan dan keadilan bagi para tenaga pendidik,” tutup Muzakir.

Zainal

Berita Terkait

LSM. Reuncong Aceh, Apresiasi Kapolda Baru yang Bangun Kemitraan dengan Insan Pers dan LSM.
17 Ranting Kecamatan Hadiri Muskab VI PMI Kabupaten Bireuen.
Diwarnai Aksi Bakar Ban, AMPH Sumut Desak Kejagung Penjarakan Mantan Jampidsus
Kapolres Aceh Tamiang Jalin Silaturahmi ke Kodim 0117/Aceh Tamiang, Perkuat Sinergitas TNI–Polri
Danramil 08 Rantau Kampanyekan Penerimaan Caba & Cata TNI-AD di SMAN 1 Rantau
Istri Pejabat Desa Pasang Badan Mengaku Wartawan, LSM KCBI Desak Usut Dugaan Penipuan Rp170 Juta Sekdes Selawangi
Wakapolres Aceh Tamiang Periksa Senjata Dinas Jajaran Polsek, Ini Pesannya
Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Gaktibplin, Didampingi Kasi Propam untuk Perkuat Disiplin Personel dan Cegah Judi Online
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:28

LSM. Reuncong Aceh, Apresiasi Kapolda Baru yang Bangun Kemitraan dengan Insan Pers dan LSM.

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:38

17 Ranting Kecamatan Hadiri Muskab VI PMI Kabupaten Bireuen.

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:22

Diwarnai Aksi Bakar Ban, AMPH Sumut Desak Kejagung Penjarakan Mantan Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:29

Kapolres Aceh Tamiang Jalin Silaturahmi ke Kodim 0117/Aceh Tamiang, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:26

Danramil 08 Rantau Kampanyekan Penerimaan Caba & Cata TNI-AD di SMAN 1 Rantau

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:27

Wakapolres Aceh Tamiang Periksa Senjata Dinas Jajaran Polsek, Ini Pesannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:24

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Gaktibplin, Didampingi Kasi Propam untuk Perkuat Disiplin Personel dan Cegah Judi Online

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:58

Azhar Rambe, S.Pd Secara Aklamasi Kembali Diberikan Amanah sebagai Ketua Ranting Pemuda Pancasila Tegal Sari Mandala I

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x