Korban Mengaku Dipermalukan di WhatsApp, Tapi Laporannya Diduga Dibiarkan Mengendap di Polres Melawi

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Sintang, Kalbar
Penanganan laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Hadi Mulyani ke Polres Melawi kini menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, laporan yang telah masuk sejak Juli 2025 itu hingga kini diduga tak kunjung diproses serius dan terkesan “dibekukan” tanpa alasan yang jelas.

Situasi tersebut memicu kecurigaan publik terkait profesionalisme penyidik dalam menangani laporan masyarakat, bahkan mulai muncul dugaan adanya pembiaran terhadap perkara yang dilaporkan korban.

Hadi Mulyani mengaku kecewa dan geram karena laporan yang ia buat terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE justru seolah hilang arah di tangan penyidik Polres Melawi.

“Sudah hampir setahun laporan saya jalan di tempat. Saya sudah berkali-kali dipanggil dan diperiksa, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Saya mempertanyakan keseriusan Polres Melawi menangani kasus ini,” tegas Hadi kepada wartawan, Kamis (29/5/2026).

Kasus tersebut bermula dari unggahan status WhatsApp milik seorang oknum pengusaha berinisial E. Kamet, warga Nanga Kayan, Kabupaten Melawi, yang diduga mencatut nama Hadi Mulyani dengan kalimat bernada merendahkan.

Dalam status itu tertulis, *“Inilah orang-orang yang minta-minta untuk beli rokok dan kopi.”* Unggahan tersebut disebut membuat korban merasa dipermalukan di ruang publik dan nama baiknya tercoreng.

“Nama saya dicatut secara terang-terangan. Ini bukan sekadar candaan, tapi sudah menyerang martabat saya di depan banyak orang,” ungkap Hadi.

Ironisnya, meski bukti-bukti telah diserahkan lengkap kepada penyidik sejak laporan dibuat pada 18 Juli 2025, perkembangan perkara justru dinilai gelap dan tertutup.

Mandeknya penanganan perkara ini pun memunculkan desakan agar Bidang Propam Polda Kalimantan Barat segera turun tangan memeriksa penyidik yang menangani laporan tersebut.

Publik menilai, jika benar laporan masyarakat bisa “parkir” tanpa kepastian hukum selama hampir satu tahun, maka hal itu menjadi preseden buruk bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Hadi menegaskan dirinya siap membawa persoalan ini ke level yang lebih tinggi apabila Polres Melawi tetap tidak memberikan kepastian hukum.

“Kalau kasus ini terus didiamkan, saya akan laporkan langsung ke Polda Kalbar. Bahkan penyidik yang menangani juga akan kami laporkan. Negara ini tidak boleh kalah oleh pembiaran,” tegasnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik Kalimantan Barat dan memantik pertanyaan besar: benarkah laporan masyarakat kecil bisa mandek begitu lama tanpa alasan yang transparan?

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Melawi

Darwis E Akbar

Berita Terkait

Dandim 0117/Aceh Tamiang Bersama Keluarga Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H
Pimpinan Redaksi Berita Fakta News H. Darwis Akbar, SH, MM Berikan Pencerahan di Hari Pers Sedunia
KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Syarat Calon Ketua Harus Putra Asli Byak
12 Juli 2026 Jakabaring Bergetar: Polda Sumsel Luncurkan Sumsel Bhayangkara Run 2026 dengan Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Polda Riau Siap Gelar Perkara Dugaan Pencemaran Nama Baik Dan Pengancaman Terhadap Wartawan
Warga Lahat Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Perusakan Lahan ke Polda Sumsel
Dari Pontianak hingga Perbatasan, Ustadz Dayak dan KJMUI Tebar Kebahagiaan Iduladha untuk Mualaf
Sapi Kurban Presiden dan Kehadiran Negara untuk Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:49

Dandim 0117/Aceh Tamiang Bersama Keluarga Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:40

Pimpinan Redaksi Berita Fakta News H. Darwis Akbar, SH, MM Berikan Pencerahan di Hari Pers Sedunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:27

KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Syarat Calon Ketua Harus Putra Asli Byak

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:19

12 Juli 2026 Jakabaring Bergetar: Polda Sumsel Luncurkan Sumsel Bhayangkara Run 2026 dengan Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:38

Korban Mengaku Dipermalukan di WhatsApp, Tapi Laporannya Diduga Dibiarkan Mengendap di Polres Melawi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:25

Warga Lahat Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Perusakan Lahan ke Polda Sumsel

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:18

Dari Pontianak hingga Perbatasan, Ustadz Dayak dan KJMUI Tebar Kebahagiaan Iduladha untuk Mualaf

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:00

Sapi Kurban Presiden dan Kehadiran Negara untuk Rakyat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x