Kapolda Gorontalo Disorot, Aktivitas PETI Marak Tak Tersentuh Hukum – BP-KPNPARI Desak Tindakan Tegas di Sumbar

- Penulis

Minggu, 1 Juni 2025 - 10:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Langsa Com – Gorontalo
Sejak dilantik pada 14 Maret 2025, Kapolda Gorontalo Irjen Pol R. Eko Prasetyo menjadi sorotan tajam publik. Ia dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam memberantas maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Gorontalo.

Aktivitas tambang emas ilegal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga telah mengancam kelestarian lingkungan serta merugikan masyarakat lokal. Meski demikian, hingga kini belum terlihat tindakan signifikan dari pihak kepolisian untuk menghentikan kegiatan ilegal tersebut.

Sementara itu, di wilayah Pasaman Barat dan Pasaman Timur, Sumatera Barat, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BP-KPNPARI), Rahmad Sukendar, juga menyoroti persoalan serupa. Ia meminta kepada Polda Sumbar untuk segera menangkap dua bos besar yang diduga berada di balik aktivitas PETI di kawasan tersebut.

“Jika Polda Sumbar tidak melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum ini, maka penambangan emas ilegal akan terus berlangsung dan semakin merusak lingkungan,” tegas Rahmad.

Ia menduga, kedua pelaku utama tambang emas ilegal tersebut dilindungi oleh oknum aparat dari kepolisian maupun TNI. Karena itu, Rahmad meminta Kabareskrim Polri dan Kadiv Propam Polri segera turun tangan untuk mengusut serta menangkap aktor intelektual di balik praktik PETI yang merajalela.

“Kami tidak ingin masyarakat terus menjadi korban. Bila PETI di Pasaman Barat dan Timur terus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan akan makin parah dan bisa menimbulkan konflik sosial,” tambahnya.

Dampak Serius PETI

Aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, mulai dari penggundulan hutan, pencemaran air akibat merkuri dan sianida, hingga risiko bencana seperti longsor. Selain itu, kegiatan ini juga sering memicu konflik horizontal di masyarakat karena perebutan lahan dan hasil tambang.

Desakan Evaluasi Kinerja dan Penegakan Hukum

Masyarakat mendesak agar Kapolda Gorontalo segera mengevaluasi kinerja jajarannya dan melakukan tindakan konkret untuk menertibkan tambang emas ilegal. Langkah serupa juga diharapkan dari Polda Sumbar agar tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

Isu PETI kini bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah moral dan keberlangsungan lingkungan hidup. Jika dibiarkan, kerusakan yang ditimbulkan akan sulit dipulihkan dan berpotensi merugikan generasi mendatang.

Publik Menanti Ketegasan Negara

Kasus PETI ini mencerminkan lemahnya pengawasan, dan dugaan keterlibatan oknum aparat semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Publik kini menanti keseriusan negara dalam melindungi lingkungan dan menindak tegas siapa pun yang berada di balik tambang ilegal, tanpa pandang bulu. (Red)

Berita Terkait

SMKN 3 Langsa Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Siswa Baru Dibekali Materi Hukum Hingga Kesiapsiagaan Bencana
Siswa Baru SMKN 1 Langsa Tutup MPLS Ramah, Kepsek: Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT
SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT
Sopiyan Iskandar sebagai kepala desa dukung sukseskan KDMP
Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim, Estafet Kepemimpinan di Jajaran Korem Bergulir
Wali Kota Langsa Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja Birokrasi
Wali Kota Langsa Lepas Distribusi Logistik Pilchiksung 2026 ke 5 Kecamatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:43

SMKN 3 Langsa Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Siswa Baru Dibekali Materi Hukum Hingga Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:03

Siswa Baru SMKN 1 Langsa Tutup MPLS Ramah, Kepsek: Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:55

SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53

SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:34

Sopiyan Iskandar sebagai kepala desa dukung sukseskan KDMP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:22

Wali Kota Langsa Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja Birokrasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:02

Wali Kota Langsa Lepas Distribusi Logistik Pilchiksung 2026 ke 5 Kecamatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:06

Danramil 08 Rantau Hadiri Penutupan KKN Tematik Desa Tangguh, 314 Mahasiswa UNUSU Resmi Ditarik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x