Kajari Padang Diduga Tumpul Tangani Mafia Tanah, BPI KPNPA RI Bawa Kasus ke Kejagung

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang – InfoLangsa.com
Dugaan korupsi dalam penerbitan ribuan sertifikat di atas tanah ulayat Kaum Maboet seluas 765 hektare semakin menjadi sorotan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang dinilai tidak serius dalam menangani kasus ini, sehingga Badan Peneliti Independen Kekayaan Pejabat dan Pengusaha Nasional Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengambil alih dan membawa perkara ini ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Kajari Padang Dinilai Lamban, Mafia Tanah Berkuasa?
Kasus ini bermula dari laporan M. Yusuf, Mamak Kepala Waris (MKW) Kaum Maboet, terkait dugaan penyimpangan dalam penerbitan sertifikat di atas tanah yang telah bersengketa sejak 1982 hingga 2010. Sejumlah putusan pengadilan serta kebijakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah membatalkan penerbitan sertifikat di atas lahan tersebut. Namun, faktanya, ribuan sertifikat tetap diterbitkan, diduga dengan keterlibatan oknum tertentu.

BPN Kota Padang sendiri telah menetapkan tanah adat Kaum Maboet sebagai lahan yang tidak boleh diterbitkan sertifikat atas nama pihak lain. Sejak 2015, bahkan telah dilakukan pemblokiran sertifikat di empat kelurahan. Namun, pelanggaran terus terjadi tanpa tindakan tegas dari Kejari Padang.

BPI KPNPA RI Seret Kasus ke Jampidsus Kejagung
Merasa Kejari Padang tidak bertindak maksimal, BPI KPNPA RI kini membawa kasus ini ke Jampidsus Kejaksaan Agung. Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa hukum tidak boleh tumpul terhadap mafia tanah yang merugikan rakyat.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Tidak boleh ada permainan hukum yang merugikan masyarakat adat dan negara!” tegas Rahmad. Dalam keterangan tertulis, Senin (10/3/25).

Sebelumnya, dalam rapat tertutup dengan Komisi III DPR RI pada 5 Maret 2025, Rahmad Sukendar telah mendesak agar kasus korupsi ini segera ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung.

Desakan Publik: Tindak Mafia Tanah Tanpa Pandang Bulu
Kasus ini menjadi ujian bagi Kejaksaan Agung dalam menunjukkan komitmennya melawan mafia tanah. Jika Kejari Padang terbukti lamban atau abai, maka publik berhak menuntut pertanggungjawaban lebih lanjut. Masyarakat kini menanti langkah tegas Jampidsus Kejagung dalam membongkar jaringan mafia tanah yang telah merugikan hak-hak adat Kaum Maboet.

Redaksi

Berita Terkait

Kampung Tanjung Mancang Raih Penghargaan Percontohan Desa Antikorupsi 2026
Resmikan Revitalisasi TK Negeri Pembina Idi, Bunda PAUD Aceh Timur Dorong PAUD Bermutu dan Ramah Anak
BPBD Kota Langsa Raih Juara 1 Kompetisi Badminton Antarinstansi Semarakkan HUT KORPRI ke-55 Tahun 2026
Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI
Bukan Sekadar Jembatan, Kodim 0104/Atim Bangun Harapan Baru bagi Warga Blang Kuta
Koramil 08/Spu Dorong Optimalisasi Sektor Perikanan untuk Ketahanan Pangan Wilayah
Progres Pembangunan Jembatan Bailey STA 107 di Desa Leles Capai 50 Persen, Perkuat Konektivitas Aceh Timur–Gayo Lues
FOR TRANS PUBLIK Kota Makassar Dukung Sikap Walikota Appi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:31

Kampung Tanjung Mancang Raih Penghargaan Percontohan Desa Antikorupsi 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Resmikan Revitalisasi TK Negeri Pembina Idi, Bunda PAUD Aceh Timur Dorong PAUD Bermutu dan Ramah Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52

BPBD Kota Langsa Raih Juara 1 Kompetisi Badminton Antarinstansi Semarakkan HUT KORPRI ke-55 Tahun 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:50

Mengenang Jasa dan Perjuangan Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, SH, MH: Selamat Jalan Tokoh, Guru, dan Sahabat Karib DePA-RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:20

Bukan Sekadar Jembatan, Kodim 0104/Atim Bangun Harapan Baru bagi Warga Blang Kuta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:38

Progres Pembangunan Jembatan Bailey STA 107 di Desa Leles Capai 50 Persen, Perkuat Konektivitas Aceh Timur–Gayo Lues

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:45

FOR TRANS PUBLIK Kota Makassar Dukung Sikap Walikota Appi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:41

TNI Kerahkan Buldoser, Kodim Bireuen Pembersiahan Sawah Pasca-Banjir di Pante Gajah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x