InfoLangsa.Com – BANDA ACEH
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengingatkan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memberikan jaminan kepastian tidak akan terjadi pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. Desakan ini disampaikan mengingat pentingnya peran listrik dalam menunjang kekhusyukan ibadah dan aktivitas ekonomi masyarakat Aceh.
“Ramadhan adalah musim yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Aceh. Ini adalah bulan ibadah, bulan penguatan iman, dan bulan penuh harapan. Jangan sampai momen sakral ini dinodai oleh pemadaman listrik yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Isa Alima dalam keterangan persnya, Minggu (15/2/2024).
Ia menyampaikan apresiasi atas kinerja PLN selama ini yang dinilai telah memberikan pelayanan yang cukup baik kepada masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa stabilitas pasokan listrik menjadi semakin krusial dan memiliki urgensi yang berlipat ganda di bulan Ramadhan.
“Coba kita bayangkan bersama, betapa kecewanya umat Muslim jika saat sedang khusyuk menjalankan shalat tarawih, tiba-tiba listrik padam dan suasana menjadi gelap gulita. Atau, betapa sulitnya masyarakat yang sedang bersiap untuk makan sahur, namun terpaksa terganggu karena aliran listrik tiba-tiba terhenti. Begitu juga dengan para pelaku UMKM yang menggantungkan hidupnya pada listrik untuk menyiapkan takjil dan makanan berbuka puasa, mereka akan mengalami kerugian yang tidak sedikit jika listrik padam,” papar Isa Alima.
Menurutnya, listrik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kenyamanan dalam beribadah dan juga sebagai penggerak utama kebangkitan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. Ia mendorong PLN untuk melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan ekstra guna mengantisipasi potensi gangguan listrik selama bulan Ramadhan.
“Saya berharap PLN dapat melakukan antisipasi teknis dengan sebaik mungkin, melakukan pemeliharaan jaringan secara berkala sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, serta menempatkan tim siaga di titik-titik rawan yang berpotensi mengalami gangguan. Semua ini bukan semata-mata demi menjaga citra pelayanan PLN, tetapi lebih dari itu, adalah demi menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tegasnya.
Isa Alima juga menyampaikan harapan agar Ramadhan tahun ini di Aceh dapat berlangsung dalam suasana yang terang benderang, baik terang dalam menjalankan ibadah, terang dalam menjalankan usaha, maupun terang dalam kehidupan sosial. “Jangan sampai bulan yang seharusnya menjadi bulan cahaya ini justru diselimuti oleh kegelapan akibat adanya pemadaman listrik yang sebenarnya dapat dicegah,” pungkasnya.
Narasumber
Drs. Isa Alima
Mega




















