Haji Uma Resmi Daftarkan Diri ke Program Doktoral (S3) UNAS, Alhamdulillah Lulus Tes Pra-Proposal Disertasi

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – JAKARTA
14/7/2026-Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, S.Sos., M.Sos., resmi mendaftarkan diri sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS), Jakarta. Setelah mengikuti seluruh tahapan seleksi, Haji Uma dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa baru Program Doktor untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Proses seleksi yang diikuti Haji Uma berlangsung pada 13 Juli 2026. Tahapan tersebut meliputi tes tertulis mengenai teori-teori ilmu politik dan metodologi penelitian, serta ujian wawancara akademik dengan mempresentasikan pra-proposal disertasi di hadapan tim penguji Program Doktor Ilmu Politik UNAS.

Dalam ujian tersebut, Haji Uma mempresentasikan pra-proposal disertasi berjudul “Kepercayaan Politik Masyarakat terhadap Partai Aceh: Studi tentang Dominasi Elektoral Partai Aceh di Provinsi Aceh Tahun 2009–2024”. Topik tersebut mengkaji tingkat kepercayaan politik masyarakat terhadap Partai Aceh serta faktor-faktor yang memengaruhi dominasi elektoral partai lokal tersebut dalam berbagai pemilihan umum di Aceh sejak tahun 2009 hingga 2024.

Adapun tim penguji yang menilai presentasi akademik Haji Uma terdiri atas Prof. Dr. Maswadi Rauf, M.A., Prof. Dr. Syarif Hidayat, Dr. T.B. Massa Djafar, dan Dr. Safrizal Rambe, M.Si. Setelah melalui seluruh tahapan seleksi, tim penguji menyatakan Haji Uma memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke Program Doktor Ilmu Politik.

Berdasarkan Surat Keterangan Lulus Penerimaan Mahasiswa Baru Nomor: 081/PSIP-S3/VII/2026, Haji Uma dinyatakan diterima sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Politik. Sesuai jadwal akademik, perkuliahan akan dimulai pada 21 September 2026.

Haji Uma mengatakan, keputusan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral merupakan bagian dari komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual dan akademik di tengah amanah sebagai anggota DPD RI. Menurutnya, seorang wakil rakyat harus terus belajar agar mampu menghadirkan pemikiran dan kebijakan yang lebih berkualitas dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas amanah dan kesempatan ini. Semoga ikhtiar menempuh pendidikan doktoral menjadi jalan untuk memperdalam ilmu pengetahuan serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi Aceh dan Indonesia,” ujar Haji Uma.

Ia menjelaskan bahwa pilihan mengambil Program Doktor Ilmu Politik didorong oleh keinginan untuk memperkuat landasan akademik dalam memahami dinamika politik, demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta perilaku politik masyarakat. Menurutnya, pengalaman selama menjalankan amanah sebagai anggota DPD RI akan semakin lengkap apabila dipadukan dengan kajian ilmiah yang mendalam.

“Pendidikan adalah proses yang tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Selama masih diberikan kesempatan, saya ingin terus belajar agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik melalui gagasan, penelitian, dan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Haji Uma berharap pendidikan doktoral yang akan ditempuh mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu politik, tetapi juga menjadi referensi dalam perumusan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan demokrasi, politik lokal, dan pembangunan Aceh.

Keberhasilan ini menjadi langkah baru bagi Haji Uma dalam mengembangkan kapasitas sebagai legislator sekaligus akademisi. Dengan bekal pengalaman politik yang dipadukan dengan penguatan keilmuan, Haji Uma berharap dapat terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kebijakan yang berbasis data, penelitian, dan kebutuhan riil masyarakat, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan Aceh dan Indonesia. (Zainal Jimbrown)

Berita Terkait

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring
Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan
Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM
REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI
Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan
Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi
CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga
Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x