InfoLangsa.Com – BIREUEN
Dua unit excavator bantuan dikerahkan untuk mengeruk bukit sebagai tahap awal pembangunan Meunasah baru di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Sabtu (7/2/2026).
Alat berat tersebut merupakan bantuan dari Gaya Makmur Group yang mengageni berbagai merek alat berat, di antaranya FAW, XCMG, Wirtgen, Hamm, Vogele, dan Shantui, yang pengelolaannya dipercayakan kepada Yayasan Hakka Aceh, Fobi Aceh, dan PerMaTA.
Pada hari kedua pengerjaan, aktivitas difokuskan pada pembentukan tapak bangunan Meunasah yang baru. Pembangunan ini dilakukan menyusul runtuhnya Meunasah lama yang amblas ke sungai akibat banjir dan longsor, sehingga tidak lagi dapat digunakan oleh masyarakat setempat.
Ketua pelaksana kegiatan, Aky, menyampaikan bahwa pengerahan alat berat ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu pemulihan sarana ibadah warga pascabencana.
“Harapannya, Meunasah baru ini segera berdiri agar masyarakat dapat kembali menjalankan ibadah dengan aman dan layak,” ujar Aky.
Ia menambahkan, Sabtu (7/2/2026) menjadi hari terakhir kegiatan pengerukan di Kecamatan Juli. Selanjutnya, pada Minggu (8/2/2026), dua unit excavator tersebut akan dipindahkan ke Desa Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, guna membantu pembersihan lumpur di sejumlah fasilitas umum.
Upaya ini mendapat sambutan positif dari warga, karena dinilai sangat membantu percepatan pemulihan infrastruktur keagamaan dan
fasilitas publik di wilayah terdampak bencana.
Melati




















