Diskusi Publik Hari Anti Narkoba Internasional, Edukasi Narkoba GAMKI Goes To Campus

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Medan
Sebagai komitmen dalam upaya pemberantasan narkotika di kalangan anak muda khususnya mahasiswa, Universitas HKBP Nommensen mewajibkan bagi para calon mahasiswa baru agar lolos dalam tes urine. Bukan hanya itu, dalam waktu dekat Universitas HKBP Nommensen juga bakal membuat aturan bagi mahasiswa yang hendak wisuda atau menamatkan kuliahnya juga harus bebas narkoba dibuktikan dengan hasil test urine.

Demikian disampaikan Rektor HKBP Nommensen melalui Wakil Rektor (Warek) IV, Dr Erika Pardede, MSc di selau-sela Diskusi Publik Hari Anti Narkoba Internasional “Bahaya Narkoba Pad Generasi Muda dalam Perspektif Pendidikan” yang diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut, Kamis (26/6) di Aula Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen.

Lebih jauh, untuk membatasi ruang gerak bahaya penyalahgunaan narkotika di kampus, pihak universitas juga telah mengambil kebijakan aktivitas kampus yang semula sampai pukul 21.00 WIB, kini dibatasi menjadi pukul 18.00 WIB saja. “Kita sekarang ini juga mengambil kebijakan mempercepat kampus tutup. Yang semula jam 21.00 WIB sekarang ditutup jadi pukul 18.00 WIB. Dan bagi mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa kami beri dispensasi namun tetap kami awasi,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Sumut, Swangro Lumbanbatu mengatakan, kegiatan ini bagian dari program GAMKI Sumut Goes To Campus. Kita tidak ingin para mahasiswa yang merupakan agen perubahan terpapar narkoba. Dan ini upaya kami untuk mengedukasi para mahasiswa yang juga calon pemimpin masa depan. “Di internal GAMKI Sumut sendiri, komitmen pemberantasan narkoba sudah diterapkan dengan melakukan tes urine kepada para pengurus di tingkap DPC sampai DPD kita wajib tes urine. GAMKI sebagai salah satu ormas kepemudaan harus bisa membuktikan bahwa tidak semua ormas kepemudaan terlibat narkoba,”tegasnya.

Diskusi Publik Hari Anti Narkoba Internasional yang dihadiri sekitar 500 peserta ini juga diisi oleh para narasumber dari berbagai kalangan di antaranya, Kabid Berantas BNN Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, Wadir Res Narkoba Poldasu, Kombes Pol, Diari Estetika, Anggota DPRD Sumut, Aripay Tambunan dan Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, M Basir Hasibuan.

Kabid Berantas BNN Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon dalam paparannya mengatakan, penyalahgunaan narkoba dapat terjadi di semua lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial, pendidikan atau kekayaan. “Tidak ada kelompok yang imun terhadap bahaya narkoba, dan siapapun dapat terjerat dalam penyalahgunaan narkoba jika terpapar,”jelansnya.

Sementara itu, Wadir Narkoba Poldasu, AKBP Diari Estetika menjelaskan, pengawasan di sepanjang pantai timur yang sering dijadikan masuknya narkoba Poldasu tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait. “Kami juga mengharapkan peran masyarakat. Karena perahu-perahu yang masuk ke pesisir pantai timur juga milik masyarakat. Jadi kalau masyarakat sadar dan tidak tergiur juga terjebak oleh bandar narkoba tentunya dia tidak akan melakukan peredaran gelap narkotika,”ungkapnya.

Anggota DPRD Sumut, Aripay Tambunan mengatakan, ada tiga pilar penting strategi penanggulangan narkoba pertama, pencegahan melalui edukasi massal seperti program Desa Bersinar dan penguatan keluarga. Kedua, penindakan dengan operasi terpadu, melalui peningkatan kualitas penyidik dan hukum yang tegas. Ketiga, rehabilitasi dan perluasan layanan gratis, pendampingan sosial ekonomi.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara, M Basir Hasibuan menambahkan, manusia yang sifatnya labil itu usia sekolah dan mahasiswa. Dan di usia labil ini rentan sekali terjerumus dengan penyalahgunaan narkotika.

Dikatakan, permasalahan akut generasi muda saat ini diantaranya arus materialisme dan hedonisme yang mengakibatkan redupnya nasionalisme para generasi muda yang menurunkan rasa persaudaraan dan semakin tajamnya individualisme. “Selain itu, ketidakmampuan para generasi muda dalam menyesuaikan peluang partisipasi politik yang semakin terbuka, sehingga menimbulkan anarkisme, tindak kekerasan dan liberalisme,”tukasnya.

Rizky

Berita Terkait

Ketua TP-PKK Bireuen Tekankan Peran Orang Tua dalam Imunisasi Anak. 
Aksi May Day Partai Buruh Berlangsung Humanis
Tak Sekadar Tinjau, Wagub Aceh Dorong Akselerasi Perbaikan Infrastruktur Daerah
TMMD 128 Kodim 0104/Atim Gelar Gotong Royong Bersihkan Masjid Baburrahman Jelang Sholat Jumat
T. Rival Amiruddin jumpa Jokowi di Solo, Siap Bangun PSI di Aceh
Wabup Aceh Timur Hadiri Pemakaman Mantan Wakil Bupati Syahrul Bin Syamaun.
Empat Sasaran Fisik Dikebut TMMD 128: Satgas & Warga Suka Makmur Pasang Mal Beton Hingga Aduk Harapan MCK
Dua Aksi Babinsa Koramil 04/Bendahara: Pantau Harga Sembako dan Bantu Petani Jemur Padi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00

Ketua TP-PKK Bireuen Tekankan Peran Orang Tua dalam Imunisasi Anak. 

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:54

Aksi May Day Partai Buruh Berlangsung Humanis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48

Tak Sekadar Tinjau, Wagub Aceh Dorong Akselerasi Perbaikan Infrastruktur Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:34

TMMD 128 Kodim 0104/Atim Gelar Gotong Royong Bersihkan Masjid Baburrahman Jelang Sholat Jumat

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:59

T. Rival Amiruddin jumpa Jokowi di Solo, Siap Bangun PSI di Aceh

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:53

Empat Sasaran Fisik Dikebut TMMD 128: Satgas & Warga Suka Makmur Pasang Mal Beton Hingga Aduk Harapan MCK

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:32

Dua Aksi Babinsa Koramil 04/Bendahara: Pantau Harga Sembako dan Bantu Petani Jemur Padi

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:06

HIMBAUAN DANDIM ACEH TAMIANG MENJELANG HARI BURUH (MAY DAY) 1 MEI 2026

Berita Terbaru

News

Aksi May Day Partai Buruh Berlangsung Humanis

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:54

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x