INFOLANGSA.COM – LANGSA
Langkah nyata SMKN 3 Langsa menjawab tantangan _link and match_ kembali dibuktikan. Tidak hanya merintis kerjasama dengan dua hotel berbintang di Medan, SMKN 3 Langsa juga telah menuai hasilnya: siswinya dipercaya bekerja di hotel BUMN sebelum ijazah di tangan.
*Ekspansi Jejaring ke Grand Inna & Grand Mercure Medan*

Kamis (30/04/2026), rombongan *SMKN 3 Langsa* yang dipimpin *Kepala Sekolah Halimahtussakdiah,S.Pd., melakukan kunjungan kerja strategis ke *Hotel Grand Inna Medan* dan *Hotel Grand Mercure Medan Angkasa*. Didampingi Wakasek Humas & Hubin, Kaprodi Perhotelan, dan Kaprodi Tata Boga, kunjungan ini menjadi langkah konkret implementasi _link and match_ 8+i SMK Pusat Keunggulan.
Di *Hotel Grand Inna Medan*, tim disambut hangat *Nanang Heriadi* dan *Arisyahrial Pane* dari jajaran manajemen. Sementara di *Hotel Grand Mercure Medan Angkasa* yang bernaung di bawah Accor Group, disambut oleh Ses Wanto dan Dewi Pramita, penjajakan kerjasama serupa juga berlangsung produktif.
Dua agenda utama yang dibahas di kedua hotel bintang empat itu adalah:
1. *Jaminan Serapan Lulusan*: Membuka akses prioritas magang dan rekrutmen bagi alumni SMKN 3 Langsa, khususnya Jurusan Perhotelan dan Tata Boga.
2. *Program Guru Tamu*: Menghadirkan praktisi hotel langsung ke kelas untuk mentransfer standar layanan BUMN, kurikulum industri global, dan budaya kerja profesional.
Kolaborasi ini akan dituangkan dalam *Nota Kesepahaman – MoU* yang mencakup perekrutan rutin, sinkronisasi kurikulum, _job fair_ khusus, hingga _upskilling_ guru produktif. Targetnya jelas: minimal *30% lulusan Perhotelan dan Tata Boga tahun ajaran 2026* terserap di jaringan HIN Group dan Accor Group.

*Bukti Nyata: Belum Wisuda, Asa Maulidiah Sudah Dipercaya Grand Inna*
Hasil dari _link and match_ itu tidak menunggu lama. *Asa Maulidiah*, siswi Kelas XII Jurusan Perhotelan SMKN 3 Langsa, kini aktif bekerja di *Hotel Grand Inna Dharma Deli Medan* dengan status _casualty tetap_. Meski ijazah belum terbit, kompetensi Asa sudah diakui hotel BUMN berbintang tersebut.
“Kami sangat bangga. Ini bukti nyata kurikulum kami sudah sesuai standar industri. Meski belum pegang ijazah, hotel sekelas Grand Inna sudah percaya mempekerjakan anak didik kami secara rutin,” tegas *Halimahtussakdiah,S.Pd.*
Kepsek menjelaskan, status _casualty tetap_ lazim bagi siswa SMK yang kompeten namun belum lulus. Pintu menjadi karyawan tetap terbuka lebar begitu ijazah Asa terbit. “Asa adalah potret kebanggaan kami. Prestasinya jadi bukti dan motivasi. Kami ingin melahirkan lebih banyak Asa-Asa lain,” tambahnya.
*Pesan untuk Orang Tua: SMK adalah Jawaban Masa Depan*
Menutup pernyataannya, Halimahtussakdiah menitipkan pesan kepada para orang tua di Aceh. “Pilihlah SMK, karena di sanalah anak-anak kita tidak hanya belajar teori, tetapi mengasah kemampuan dan talenta secara langsung. Mereka lulus dengan bekal siap pakai, terampil, dan berdaya saing tinggi untuk masa depan yang penuh peluang. Asa Maulidiah adalah buktinya.”
Kunjungan ke Grand Inna dan Grand Mercure Medan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah jembatan emas dari ruang kelas SMKN 3 Langsa menuju dunia kerja profesional, dari Kota Langsa ke hotel bintang empat, dari siswa menjadi tenaga terampil yang direbutkan industri.
“Meski belum pegang ijazah, hotel bintang 4 sekelas Grand Inna sudah percaya mempekerjakan anak didik kami. Ini bukti kurikulum SMKN 3 Langsa sesuai standar BUMN.”
>
Halimahtussakdiah, S.Pd., Kepsek SMKN 3 Langsa
Turut serta dalam kegiatan Kunjungan ke Grand Inna dan Grand Mercure Medan
1. Halimahtussakdiah S.pd Kepala Sekolah SMKN 3 Langsa
2. Zakia izzati Wakil M.Pd Wakil Kepala Sekolah
3. Fanina, S.Pd Kajur Kecantikan
4. Herna Yunita , S.E Kajur Hotel
5. Maimunah S.Pd Kajur Busana
6. Dhini trigusti, S.E
7. Rahmi fitria S.Pd
8. Zubaidah nur, S.P.d
9. Nuraini , S.E
*(Red/InfoLangsa)*

















