Foto Caption:
Luar Biasa! Pemerintah Aceh & Pemko Langsa Panen Raya Padi di Alue Pineung Timue, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan 2026!, Selasa (27/10)
INFOLANGSA.COM – Kota Langsa
Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Pemerintah Aceh dan Pemko Langsa Panen Raya Padi Tahun 2026 – LANGSA JUARA!
Semangat kemandirian pangan menggema dari hamparan sawah hijau menguning di Gampong Alue Pineung Timue, Kecamatan Langsa Timur, Selasa (27/10/2026).
Bersinergi memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kota Langsa menggelar Gerakan Panen Raya Padi Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan lahan persawahan pascabencana, meningkatkan produktivitas padi, dan menjaga keberlanjutan pangan bagi masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di areal persawahan produktif milik petani Alue Pineung Timue ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda Plus LANGSA JUARA.
Tampak hadir berjejer di tengah sawah dengan topi caping dan sabit di tangan, penuh kebersamaan:
– Gubernur Aceh (diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP.)
– Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE
– Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.A.B
– Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P
– Wakapolres Langsa Kompol Yasir
– Kajari Langsa
– Kepala BPLIP KLS I Medan
– Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd
– Kadis DPPKP Kota Langsa
– Geuchik Gampong Alue Pineung Timue Mulqan Afrizan, S.H.
– dan seluruh jajaran OPD, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP., menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah harga mati. Kita tidak boleh bergantung pada pasokan dari luar. Aceh harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, dan Langsa hari ini membuktikan itu. Panen raya ini bukan sekadar seremoni, tapi bukti nyata bahwa pemulihan lahan pascabencana berhasil, produktivitas naik, dan petani kita bangkit. Ini adalah wujud nyata menyukseskan Swasembada Pangan Berkelanjutan yang dicanangkan Pemerintah,” tegas Azanuddin membacakan sambutan Gubernur.
Sementara itu, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra dalam pidatonya di podium sawah menegaskan komitmen Pemko Langsa untuk terus berpihak kepada petani.
“Alhamdulillah, hari ini kita panen bersama di Alue Pineung Timue. Ini hasil kerja keras petani, penyuluh, dan semua pihak. Pemko Langsa di bawah semangat LANGSA JUARA akan terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh untuk memastikan lahan persawahan terjaga, irigasi lancar, pupuk tersedia, dan hasil panen petani terserap dengan harga yang baik. Swasembada pangan berkelanjutan harus kita wujudkan dari gampong, dari Langsa untuk Aceh,” ujar Wali Kota yang disambut tepuk tangan petani.
Suasana penuh keakraban terlihat saat para pejabat turun langsung ke lumpur sawah, memotong padi bersama. Momen ini menjadi simbol kuatnya Sinergi TNI – Polri – Pemerintah – dan Petani.
Melalui panen raya ini, diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi petani Kota Langsa untuk terus meningkatkan produksi padi, sehingga Kota Langsa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga menjadi lumbung pangan bagi Aceh. (*)


















