InfoLangsa.com – Langsa
Bagi masyarakat yang saat ini berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa dan merasa tidak nyaman karena berisik, berdebu, dan banyak material bangunan, mohon maklum.
Saat ini RSUD Kota Langsa sedang direvitalisasi total pasca banjir bandang yang melanda pada November 2025 lalu. Revitalisasi menyeluruh ini langsung dikerjakan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Akibat pengerjaan tersebut, banyak ruang perawatan memang sedang ditutup sementara dan dalam tahap pembangunan.
Plt. Direktur RSUD Kota Langsa, Dr. Erijal, SKM., M.Kes., menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pasien dan keluarga pasien.
> “Rumah Sakit Umum Daerah Langsa direvitalisasi pasca banjir oleh Pemerintah Pusat. Manajemen mohon maaf atas ketidaknyamanan pasien. Memang saat ini RSUD sedang berisik, berdebu, dan beberapa ruang tutup sementara karena sedang direvitalisasi total. Kami mohon pengertian pasien dan keluarga,” ujar Dr. Erijal kepada InfoLangsa.com, Jumat (23/10/2026).
Lumpuh Total Diterjang Banjir 1,5 Meter
Erijal menjelaskan, banjir bandang dahsyat pada 26 November 2025 lalu membuat RSUD Kota Langsa lumpuh total. Saat itu, Ruang IGD terendam hingga 1,5 meter, alat-alat kesehatan mahal rusak total, dan seluruh ruang perawatan penuh lumpur.
Mendapat laporan tersebut, Pemerintah Pusat langsung turun tangan untuk membangun kembali RSUD Langsa agar lebih baik dari sebelumnya.
> “Manajemen mohon maaf atas ketidaknyamanan pasien. Kami tahu saat ini tidak nyaman, ada suara bor, ada debu, jalur IGD dialihkan, parkiran sempit karena material bangunan. Tapi ini semua demi kebaikan ke depan, agar RSUD lebih bagus dan lebih nyaman. Insya Allah kondisi ini akan berakhir pada Desember 2026 ini,” tegas Erijal.
Pelayanan Tetap Buka 24 Jam, Jangan Khawatir!
Meski sedang dalam proses revitalisasi di beberapa bangunan dan ruang pelayanan, manajemen menegaskan pelayanan tetap berjalan normal seperti biasa dan buka 24 jam.
> “Pelayanan tetap buka 24 jam, tidak ada yang tutup. Jika ruang perawatan penuh, kami tetap siapkan dokter dan perawat yang tetap siaga. Pasien tetap dilayani dengan maksimal,” tegasnya.
Hal ini dibenarkan oleh keluarga pasien. Warlinda (54), warga Langsa Kota, yang sedang menjaga keluarganya mengaku sangat memaklumi kondisi tersebut.
> “Tidak apa-apa berisik, yang penting sekarang ruangan sudah enak, ada AC, bersih, tidak bau lagi seperti dulu. Kami mengerti, namanya juga sedang pembangunan, semoga cepat selesai,” ujarnya.
Dengan adanya penjelasan terang benderang ini, diharapkan masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya dapat memahami kondisi RSUD saat ini dan tetap tenang karena pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas utama. *(*)*


















