Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Aeramo Nagekeo, Warga Desak Aparat Turun Sidak

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Nagekeo, NTT
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Nagekeo kembali memicu keluhan warga. Dugaan penyalahgunaan distribusi ditemukan di SPBU Aeramo, Kecamatan Aesesa Kab Nagekeo, Minggu (04/10/2026).

Persoalan kelangkaan BBM di radius Kota Mbay menjadi perhatian serius. Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah menerbitkan Peraturan Gubernur yang mewajibkan pemilik kendaraan mengisi BBM dengan kondisi pajak kendaraan hidup. Namun di lapangan, aturan tersebut diduga dilanggar.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Sabtu sore (03/10/2026), pegawai SPBU Aeramo dengan leluasa mengizinkan satu unit sepeda motor mengisi Pertalite lebih dari 5 kali. Modusnya, BBM diisi ke tangki motor lalu disedot menggunakan selang dan dipindahkan ke jerigen yang dibawa di dalam keranjang.

Pemandangan tersebut tertangkap kamera wartawan. Saat dikonfirmasi, seorang pegawai Pertamina bernama Igo membenarkan praktik tersebut.

“Iya kita ijin mereka beli pake jerigen, lalu di tap lagi pake selang,” ujar Igo saat diwawancarai.

Ironisnya, di saat motor tanpa surat dan mobil tanpa plat nomor bebas mengisi berulang kali, kendaraan warga yang antre justru dipersulit. Seorang sopir pick-up bernama Aris yang menjadi narasumber mengaku diperlakukan tidak adil.

Menurut Aris, mobil miliknya tidak diizinkan mengisi karena barcode bermasalah, sementara kendaraan lain yang juga tidak memenuhi syarat tetap dilayani.

“Kok mobil platnya tidak ada kok bisa isi BBM? Kendaraan kami seolah diabaikan, yang diprioritaskan malah roda dua yang jelas untuk dijual lagi,” keluh Aris.

Warga juga menyoroti status SPBU Aeramo yang disebut masih dalam tahap uji coba sebelum resmi menjadi SPBU pemerintah. Seharusnya pelayanan dilakukan sesuai prosedur Pertamina, yakni penjualan Pertalite berbasis kuota dan wajib barcode aktif.

Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum dan pihak Pertamina untuk melakukan inspeksi mendadak di SPBU Aeramo. Mereka juga meminta pemilik SPBU dengan nomor seri atau Code Pertamina 55.864.07 untuk memperketat pengawasan dan menegur oknum pegawai yang menyalahi aturan.

“Jika pelayanan seperti ini terus dibiarkan, izin operasional SPBU Aeramo yang masih uji coba ini perlu dikaji ulang. Kelangkaan ini sangat merugikan pengguna Pertalite untuk keperluan harian,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Aeramo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. (C)

Berita Terkait

Konsolidasi PKB Langsa Baro Ngebut! 6 DPRt Terbentuk, Target 1.000 Kader di 12 Gampong Sebelum Akhir 2026
Geng Motor Mengganas Di Makassar Satu Tewas Bersimbah Darah, Satu Luka Berat
Pascabencana, Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bandar Pusaka—Sekerak
Pembentukan Wantimpres Telah Membubarkan PKP (Penasehat Khusus Presiden) Yang Gaduh
Spesialis Curi ECU Grand Max Lintas Provinsi Ditangkap di Langsa, Beraksi di 9 TKP
Abon Cot Keumude Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peran Media Sangat Menentukan Kesuksesan HUT ke-27 Bireuen. Bupati Bireuen : Masih Banyak PR Yang Harus Di Selesaikan.
Ratusan Pengunjung Memadati Stand UMKM Memeriahkan HUT Bireuen Ke 27.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:30

Konsolidasi PKB Langsa Baro Ngebut! 6 DPRt Terbentuk, Target 1.000 Kader di 12 Gampong Sebelum Akhir 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:35

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Aeramo Nagekeo, Warga Desak Aparat Turun Sidak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:27

Geng Motor Mengganas Di Makassar Satu Tewas Bersimbah Darah, Satu Luka Berat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:11

Pascabencana, Pemerintah Segera Bangun Kembali Jembatan Penghubung Bandar Pusaka—Sekerak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:05

Pembentukan Wantimpres Telah Membubarkan PKP (Penasehat Khusus Presiden) Yang Gaduh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:10

Abon Cot Keumude Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:13

Peran Media Sangat Menentukan Kesuksesan HUT ke-27 Bireuen. Bupati Bireuen : Masih Banyak PR Yang Harus Di Selesaikan.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:05

Ratusan Pengunjung Memadati Stand UMKM Memeriahkan HUT Bireuen Ke 27.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x