Foto:
Donor Darah Serentak Cabdisdik Kota Langsa di SMKN 6 Langsa, Senin 21/09/2026 (11:13 WIB)
InfoLangsa.com – Kota Langsa
Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kota Langsa melaksanakan kegiatan Donor Darah Serentak Tahap III Tahun 2026, Senin (21/09/2026) di SMK Negeri 6 Langsa.
Kegiatan kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Gubernur Aceh Nomor: 400.7.2.11/7219 tanggal 23 Juni 2026 tentang Jadwal Donor Darah Tahap III Tahun 2026, yang menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Pendidikan Aceh untuk melaksanakan donor darah serentak pada tanggal 21 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut berjalan lancar, tertib dan penuh semangat kebersamaan. Dalam foto terlihat para guru dan tenaga kependidikan (tendik) dengan penuh keikhlasan mendonorkan darahnya, dengan latar spanduk besar bertuliskan “DONOR DARAH SERENTAK – Donorkan Darahmu, Selamatkan Sesama”.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa, Antoni Samad, ST., M.Si, yang didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ilyas, S.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin 3 bulanan yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kerja Dinas Pendidikan Aceh.
“Donor darah ini adalah kegiatan rutin setiap 3 bulan. Alhamdulillah untuk wilayah Kota Langsa, dewan guru dan tenaga kependidikan (tendik) SMA, SMK dan SLB sangat antusias mengikuti. Ini adalah wujud kepedulian kita, setetes darah kita sejuta harapan bagi sesama,” ujar Antoni.
Kegiatan di Kota Langsa ini menggandeng Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa.

Terkait capaian donor, Antoni menjelaskan bahwa sesuai surat edaran, target donor darah Tahap III sebanyak 500 kantong untuk seluruh Aceh. Sementara untuk Cabdin Kota Langsa, pada kegiatan kali ini baru mampu mengumpulkan sebanyak “20 kantong darah” dari seluruh pegawai termasuk guru-guru di sekolah.
“Sebab tidak tercapai target, durasi sterilisasi darah hanya bisa bertahan 3 jam. Sehingga atas saran dari Tim PMI Kota Langsa, para dewan guru dan tendik yang sudah hadir di SMKN 6 Langsa untuk mendonorkan darahnya terpaksa dibatalkan demi menjaga keamanan dan standar medis,” jelas Antoni.
Ia menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi keikhlasan para guru yang telah hadir.

“Ini adalah kegiatan rutin 3 bulanan. Walaupun baru terkumpul 20 kantong, kami sangat mengapresiasi keikhlasan dan kepedulian para guru yang sudah hadir. Setetes darah sejuta harapan. Semoga ke depan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Aksi kemanusiaan ini tidak hanya menyehatkan diri sendiri, tetapi juga membantu sesama, menumbuhkan kepedulian dan mewujudkan masyarakat sehat, sebagaimana tagline kegiatan: Sehatkan Diri, Bantu Sesama, Tumbuhkan Kepedulian.
Pihak Cabdin Kota Langsa menyampaikan terima kasih kepada Tim PMI Kota Langsa dan seluruh Kepala Sekolah hingga dewan guru serta tendik SMA/SMK/SLB Kota Langsa yang telah berpartisipasi.
Laporan: InfoLangsa.Com


















