Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Kudus
Memasuki puncak musim kemarau, Polres Kudus menggelar Apel Gelar Perlengkapan dan Personel dalam rangka Antisipasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kudus, Selasa (4/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, polisi memastikan kesiapan personel hingga sarana prasarana untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.

Apel berlangsung di halaman depan Mapolres Kudus dipimpin langsung Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo yang diikuti pejabat utama Polres Kudus, para Kapolsek jajaran, serta sejumlah satuan yang disiapkan untuk penanganan bencana.

Dalam arahannya, AKBP Wahyu mengatakan memasuki musim kemarau potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kudus meningkat. Menurutnya, Karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, keselamatan lalu lintas, dan sektor perekonomian.

“Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, mengganggu jarak pandang lalu lintas, dan merugikan perekonomian,” kata AKBP Wahyu.

Usai apel, Kapolres melakukan pemeriksaan kendaraan dinas serta perlengkapan penanggulangan bencana. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana pendukung dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Pihaknya mengatakan Polres Kudus telah menyiapkan sejumlah perlengkapan, mulai dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), hingga perlengkapan perorangan yang dapat digunakan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses kendaraan besar.

“Kita sudah menyiapkan beberapa peralatan dan perlengkapan seperti APAR, kemudian AWC yang bisa diperbantukan untuk pemadaman bersama mobil damkar. Kita juga memperkuat dengan alat perorangan untuk menjangkau lokasi yang tidak terjangkau kendaraan berat,” ujarnya.

Menurutnya, wilayah yang menjadi perhatian khusus dalam antisipasi Karhutla meliputi Kecamatan Jekulo, Dawe, dan Gebog. Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran selama musim kemarau, baik akibat faktor alam maupun aktivitas manusia.

“Kita fokus di wilayah yang rawan seperti Jekulo, Dawe, dan Gebog yang berpotensi terjadi kebakaran, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” jelasnya.

Selain menyiapkan personel dan peralatan, Polres Kudus juga akan memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan pemadam kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

“Kami akan melaksanakan rapat koordinasi terpadu untuk memperkuat dukungan dari instansi terkait agar penanganan kebakaran bisa dilakukan secara cepat dan terpadu,” tambahnya.

Di sisi lain, Polres Kudus juga melakukan pemetaan desa-desa yang memiliki sumber air sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan percepatan pemadaman sebelum bantuan tambahan datang ke lokasi kejadian.

Dalam kesempatan itu, AKBP Wahyu mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun. Ia menegaskan tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dengan alasan apa pun, baik untuk membuka lahan maupun alasan lainnya. Mari bersama-sama menjaga Kudus agar terhindar dari kebakaran selama musim kemarau,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset
Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses
Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir
Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara
BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD
Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan
49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu
INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:08

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset

Sabtu, 26 September 2026 - 13:23

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir

Sabtu, 26 September 2026 - 11:17

Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10

BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD

Sabtu, 26 September 2026 - 06:30

49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu

Sabtu, 26 September 2026 - 05:05

INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM

Jumat, 25 September 2026 - 19:09

SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x