Istri Pejabat Desa Pasang Badan Mengaku Wartawan, LSM KCBI Desak Usut Dugaan Penipuan Rp170 Juta Sekdes Selawangi

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – BOGOR
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana sebesar Rp170 juta yang menyeret oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Selawangi, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, berinisial J (Jukardi), kian menyedot perhatian publik. Bukannya memberikan ruang klarifikasi yang transparan dan akuntabel, upaya konfirmasi awak media justru direspon dengan aksi menghebohkan: sang istri, Dewi Amelia, mendadak “pasang badan” dan mengklaim dirinya sebagai jurnalis dari dua media sekaligus anggota PWI Kabupaten Bogor.

​Manuver membiaskan isu ini memicu respons keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) Pimpinan Cabang Kabupaten Bogor. Aksi bungkam sang Sekdes dan “gertakan” instan profesi pers oleh sang istri dinilai sebagai bentuk kepanikan sekaligus upaya terselubung membendung arus informasi.

​Ketua LSM KCBI Cabang Bogor, A. Marpaung, S.H., menegaskan bahwa posisi Sekdes sebagai bagian dari pejabat aparatur pemerintahan desa seharusnya menunjukkan teladan etika, bukan malah menghindar dari tanggung jawab personal.

​”Seorang Sekretaris Desa adalah pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan di tingkat desa yang terikat standar integritas tinggi. Ketika muncul persoalan hukum atau dugaan ikatan bisnis bermasalah yang merugikan warga hingga ratusan juta rupiah, sangat tidak elok jika pejabat bersangkutan bersembunyi di balik ‘kartu pers’ istrinya,” ujar A. Marpaung, S.H. saat memberikan pernyataan resminya di Bogor, Selasa (21/7).

​Soroti Potensi Intimidasi terhadap Wartawan
​A. Marpaung, S.H. menilai, upaya mencatut institusi pers maupun nama organisasi wartawan di tengah konfirmasi perkara pribadi berpotensi kuat sebagai bentuk intimidasi psikologis terhadap insan pers yang sedang bertugas.

​”Kerja jurnalistik dilindungi oleh undang-undang. Profesi wartawan hadir untuk menegakkan kebenaran dan kontrol sosial, bukan alat gertak atau ‘benteng pertahanan’ untuk menutupi dugaan pidana perorangan. Menjual nama media atau organisasi pers saat dikonfirmasi perkara pribadi adalah bentuk pelecehan terhadap marwah pers itu sendiri,” tegas KCBI yang gencar menyuarakan transparansi publik tersebut.

​LSM KCBI pun mendesak jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor serta pimpinan redaksi media terkait untuk segera mengambil sikap tegas. Menurutnya, verifikasi keanggotaan dan klarifikasi terbuka sangat penting guna menjaga marwah organisasi pers agar tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan defensif.

​Dugaan Iming-Iming Keuntungan Rp130 Juta yang Menguap
​Berdasarkan penelusuran dokumen somasi yang dihimpun tim redaksi, perkara ini berakar dari kesepakatan bisnis pada September 2021 lalu. Terlapor Jukardi diduga menerima dana tunai sebesar Rp170.000.000,- dari seorang warga bernama Jaya. Uang tersebut ditanamkan dengan janji pengembalian modal dalam waktu singkat beserta potensi keuntungan yang mencapai Rp130.000.000,-.
​Namun, hingga bergantinya tahun hingga pertengahan 2026, modal beserta Janji manis keuntungan tak pernah kunjung terealisasi. Dana milik korban lenyap tanpa kejelasan hukum, hingga memicu dilayangkannya surat peringatan (somasi) keras sebagai langkah pra-peradilan.

​Desak Aparat Penegak Hukum dan Inspektorat Bertindak
​Guna memberikan kepastian hukum bagi korban serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan desa, LSM KCBI mendorong perkara ini diproses secara tuntas melalui jalur hukum yang berlaku.

​Hingga berita ini diturunkan, oknum Sekdes Selawangi, Jukardi, masih memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi secara langsung terkait kepastian pengembalian dana milik korban. Tim redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. (C)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Tamiang Jalin Silaturahmi ke Kodim 0117/Aceh Tamiang, Perkuat Sinergitas TNI–Polri
Danramil 08 Rantau Kampanyekan Penerimaan Caba & Cata TNI-AD di SMAN 1 Rantau
Wakapolres Aceh Tamiang Periksa Senjata Dinas Jajaran Polsek, Ini Pesannya
Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Gaktibplin, Didampingi Kasi Propam untuk Perkuat Disiplin Personel dan Cegah Judi Online
Azhar Rambe, S.Pd Secara Aklamasi Kembali Diberikan Amanah sebagai Ketua Ranting Pemuda Pancasila Tegal Sari Mandala I
Kehancuran Rumah Mewah di Grand Polonia Menjadikan Enam Orang Terluka Parah
Borong Emas di Provinsi, Atlet Senam dan Pencak Silat Binaan PAGC-PPS PA Langsa Tembus Nasional
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Capres RI 2029, Beri Kewenangan Penuh Menentukan Cawapres
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:29

Kapolres Aceh Tamiang Jalin Silaturahmi ke Kodim 0117/Aceh Tamiang, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:26

Danramil 08 Rantau Kampanyekan Penerimaan Caba & Cata TNI-AD di SMAN 1 Rantau

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:55

Istri Pejabat Desa Pasang Badan Mengaku Wartawan, LSM KCBI Desak Usut Dugaan Penipuan Rp170 Juta Sekdes Selawangi

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:27

Wakapolres Aceh Tamiang Periksa Senjata Dinas Jajaran Polsek, Ini Pesannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:24

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Gaktibplin, Didampingi Kasi Propam untuk Perkuat Disiplin Personel dan Cegah Judi Online

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:51

Kehancuran Rumah Mewah di Grand Polonia Menjadikan Enam Orang Terluka Parah

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:33

Borong Emas di Provinsi, Atlet Senam dan Pencak Silat Binaan PAGC-PPS PA Langsa Tembus Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:58

DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Capres RI 2029, Beri Kewenangan Penuh Menentukan Cawapres

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x