Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Akses Padang – Bukit Tinggi Baru Dibuka Jika Sudah 100 Persen Aman

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com, Padang
Aktivitas masyarakat yang hendak bepergian dari Kota Padang menuju Bukit Tinggi maupun sebaliknya untuk sementara harus menyesuaikan rencana perjalanan. Pasalnya, akses utama di kawasan Lembah Anai ditutup total menyusul terjadinya bencana longsor yang menimbun badan jalan pada Rabu (24/6/2026).

Material longsor berupa tanah, batu berukuran besar, lumpur, hingga pepohonan menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah sama sekali tidak dapat melintas. Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian bersama instansi terkait mengambil langkah cepat dengan menutup akses demi mengutamakan keselamatan masyarakat.

Berdasarkan informasi di lapangan, longsor terjadi pada siang hari. Hingga sekitar pukul 13.43 WIB, material dari lereng bukit masih terus berjatuhan ke badan jalan. Situasi tersebut membuat kawasan Lembah Anai dinilai belum aman untuk dilalui kendaraan karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi.

Menyikapi kondisi tersebut, personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat bersama petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, sekaligus menutup seluruh akses menuju titik longsor agar tidak ada masyarakat yang nekat melintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keputusan penutupan jalur merupakan langkah yang harus diambil demi melindungi keselamatan masyarakat.

“Untuk sementara, akses dari kedua arah kami tutup demi keselamatan masyarakat. Material longsor masih terus bergerak turun dari tebing sehingga berpotensi membahayakan pengendara,” ujar Dirlantas Polda Sumbar.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dibandingkan memaksakan kendaraan tetap melintas di lokasi yang masih berisiko tinggi.

Dirlantas Polda Sumbar menjelaskan bahwa hingga saat ini personel gabungan masih bersiaga penuh di lokasi kejadian. Selain memantau perkembangan kondisi tebing, petugas juga terus melakukan sterilisasi area agar masyarakat tidak mendekati lokasi longsor.

“Petugas gabungan saat ini masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus memastikan situasi tetap aman sambil menunggu proses pembersihan material longsor,” jelasnya.

Tidak hanya melakukan penutupan akses, petugas di lapangan juga aktif mengarahkan para pengendara menuju jalur alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan yang berpotensi terjadi di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan meskipun harus melalui rute yang lebih jauh.

Dirlantas Polda Sumbar juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan melalui kawasan Lembah Anai selama proses penanganan masih berlangsung.

“Kami mengharapkan masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan tidak mencoba menerobos area yang terdampak longsor. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama kami,” tegas Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat masih adanya potensi longsor susulan akibat kondisi tebing yang belum stabil. Material tanah dan bebatuan dilaporkan masih terus bergerak turun dari lereng sehingga setiap aktivitas di sekitar lokasi harus dilakukan dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Di sisi lain, proses pembersihan material longsor juga belum dapat dilakukan secara maksimal. Tim di lapangan masih menunggu kondisi benar-benar aman sebelum alat berat dioperasikan untuk mengevakuasi timbunan tanah dan batu yang menutup jalan nasional tersebut.

Petugas juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin tanpa mengabaikan faktor keselamatan personel maupun masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar kembali menegaskan bahwa akses Padang–Bukit Tinggi melalui kawasan Lembah Anai belum akan dibuka sebelum seluruh potensi bahaya benar-benar dinyatakan hilang.

“Hingga saat ini akses masih ditutup total. Jalan baru akan dibuka kembali setelah dipastikan aman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Sebagai salah satu jalur transportasi paling vital di Sumatera Barat, Lembah Anai memiliki peran penting dalam menghubungkan Kota Padang dengan Bukit Tinggi serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya. Penutupan jalur ini tentu berdampak terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, aktivitas perdagangan, hingga roda perekonomian antar wilayah.

Karena itu, Polda Sumbar bersama seluruh instansi terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat penanganan bencana sekaligus memastikan akses tersebut dapat kembali difungsikan secepatnya setelah kondisi benar-benar aman.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan longsor masih berlangsung. Personel gabungan tetap melakukan pemantauan secara intensif di lokasi, sementara masyarakat diimbau terus mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

(RP)

Berita Terkait

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses
Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir
Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara
BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD
Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan
49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu
INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM
SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:23

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir

Sabtu, 26 September 2026 - 11:17

Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10

BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD

Sabtu, 26 September 2026 - 08:08

Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 05:05

INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM

Jumat, 25 September 2026 - 19:09

SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking

Jumat, 25 September 2026 - 19:00

UMKM Erni Cake Ramaikan Langsa EXPO 2026, Etalase Kebangkitan Ekonomi di HUT Pemko ke-25

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x