Surat Mutasi ASN Palsu Beredar di Nagan Raya, Nama BKPSDM Dicatut: Kepala Sekolah Diingatkan Jangan Terjebak Modus Penipuan

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Nagan Raya, Aceh
Dunia pendidikan di Kabupaten Nagan Raya digegerkan dengan beredarnya surat pemberitahuan terkait mutasi ASN yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nagan Raya. Surat yang beredar melalui WhatsApp tersebut diduga kuat merupakan surat palsu yang sengaja dibuat untuk menyesatkan para kepala sekolah dan aparatur sipil negara.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah agar tidak menanggapi surat maupun nomor kontak yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Dalam tangkapan layar grup WhatsApp “BERBAGI INFO DIKDAS”, Zulkifli menyampaikan bahwa pihak Dinas Pendidikan telah melakukan klarifikasi langsung kepada BKPSDM Nagan Raya. Hasilnya, BKPSDM memastikan tidak pernah menerbitkan surat dimaksud.

“Kalau ada masuk surat seperti tersebut di atas untuk tidak ditanggapi. Kami pihak Disdik sudah mengklarifikasi ke BKPSDM dan Kepala BKPSDM menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Bisa disimpulkan bahwa surat itu merupakan penipuan dan nomor WhatsApp yang tercantum juga bukan milik Kepala BKPSDM,” tegas Zulkifli, Sabtu (20/06/2026).

Kasus ini memunculkan kekhawatiran serius. Pasalnya, pelaku tidak hanya menyebarkan informasi palsu, tetapi juga berani mencatut nama institusi pemerintah untuk membangun kepercayaan korban. Jika tidak segera ditindak, modus serupa berpotensi memakan korban dari kalangan ASN maupun masyarakat umum.

Zulkifli mengingatkan agar seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidikan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap surat atau informasi yang berkaitan dengan mutasi, promosi jabatan, maupun kebijakan kepegawaian.

“Jangan mudah percaya. Sebelum menindaklanjuti surat apa pun, lakukan konfirmasi langsung kepada instansi yang mengeluarkannya,” ujarnya.

Sementara itu, seorang ASN yang bertugas sebagai guru di SDN Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Nasruddin, S.Pd, mengaku turut menerima surat tersebut melalui nomor WhatsApp 081293240207 pada Jumat malam.

Menurut Nasruddin, isi surat tersebut berisi pemberitahuan dan permintaan koordinasi terkait pelaksanaan mutasi ASN yang ditujukan kepada kepala sekolah.

“Karena dalam surat tertulis nama SDN Krueng Seumanyam, saya teruskan kepada kepala sekolah yang bersangkutan,” ungkap Nasruddin kepada media. Sabtu (20/6/26).

Namun keesokan harinya, Nasruddin mendapat informasi bahwa surat tersebut tidak benar dan diduga merupakan bagian dari praktik penipuan.

“Pagi tadi saya menerima telepon dan pesan WhatsApp dari Pak Said Noh, Kepala SDN Krueng Seumanyam. Beliau menyampaikan bahwa surat yang beredar itu tidak benar dan merupakan penipuan,” lanjutnya.

Nasruddin berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pihak yang berada di balik penyebaran surat palsu tersebut.

“Kami berharap Polres Nagan Raya segera menelusuri dan mengungkap pelaku yang menyebarkan surat ini. Jangan sampai ada ASN atau kepala sekolah yang menjadi korban. Peristiwa ini sudah menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan,” tegasnya kepada awak media

Beredarnya surat palsu yang mencatut nama BKPSDM menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Selain merusak kredibilitas lembaga negara, tindakan tersebut juga menunjukkan adanya upaya sistematis untuk memanfaatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Kini publik menunggu langkah cepat aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa aktor di balik penyebaran surat palsu tersebut. Sebab jika dibiarkan, praktik pemalsuan dokumen dan pencatutan nama pejabat dapat menjadi ancaman nyata bagi tata kelola pemerintahan dan dunia pendidikan di Nagan Raya.

Zainal

Berita Terkait

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset
Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses
Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir
Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara
BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD
Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan
49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu
INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:08

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset

Sabtu, 26 September 2026 - 13:23

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir

Sabtu, 26 September 2026 - 11:17

Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10

BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD

Sabtu, 26 September 2026 - 06:30

49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu

Sabtu, 26 September 2026 - 05:05

INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM

Jumat, 25 September 2026 - 19:09

SMK Negeri 7 Kota Lhokseumawe gelar ekstrakurikuler Public Speaking

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x