Lima Manuskrip Kuno Kesultanan Palembang Berhasil Diidentifikasi, Silsilah Sultan Jadi Temuan Penting

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Palembang
Kabar menggembirakan datang dari upaya pelestarian warisan budaya di Kota Palembang. Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang berhasil mengidentifikasi lima manuskrip kuno bersejarah yang selama ini tersimpan di Keraton Kesultanan Palembang Darussalam milik Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.

Temuan tersebut menjadi kabar penting bagi dunia sejarah dan filologi karena salah satu manuskrip yang berhasil diidentifikasi berisi silsilah Sultan-Sultan Kesultanan Palembang Darussalam yang selama ini banyak dicari para peneliti dan sejarawan.

Tim identifikasi dipimpin Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Naskah Kuno Dispusip Kota Palembang, Melly, yang melakukan penelitian langsung terhadap manuskrip-manuskrip tersebut di lingkungan Keraton Kesultanan Palembang Darussalam.

“Kami sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk mengidentifikasi naskah-naskah kuno yang selama ini tersimpan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin. Ini merupakan aset sejarah yang sangat berharga bagi Palembang dan Indonesia,” ujar Melly.

Lima naskah kuno yang berhasil teridentifikasi terdiri dari Al-Qur’an, Tafsir Juz 2, Hadis Bukhari, Kitab Fiqih, serta manuskrip silsilah Sultan Kesultanan Palembang Darussalam. Seluruh naskah tersebut masih berada dalam kondisi relatif baik dan sebagian besar isi teksnya masih dapat dibaca dengan jelas.

Proses identifikasi turut melibatkan Nyimas Umi Kalsum selaku Ketua Panitia Khusus Filolog Sumatera Selatan, bersama unsur Masyarakat Pernaskahan Nusantara dan Yayasan Pusako Sumatera Selatan.

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap naskah-naskah kuno yang dimilikinya dapat segera didigitalisasi serta dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Selain didigitalisasi, saya berharap manuskrip seperti Tafsir Al-Qur’an dan Sahih Bukhari ini juga diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia agar dapat menjadi sumber ilmu yang bermanfaat bagi umat,” ungkap Sultan.

Ia juga mengungkapkan masih menyimpan sejumlah manuskrip kuno lainnya, termasuk Al-Qur’an tulisan tangan berukuran besar dengan lebar mencapai dua meter. Menurutnya, pelestarian manuskrip kuno sangat penting untuk membantu meluruskan berbagai catatan sejarah yang selama ini dinilai kurang tepat.

Sultan mencontohkan, dalam manuskrip silsilah Kesultanan Palembang Darussalam tidak ditemukan penggunaan angka Romawi sebagaimana yang kerap digunakan dalam penulisan sejarah modern.

“Kekeliruan-kekeliruan sejarah seperti ini perlu kita benahi bersama melalui kajian ilmiah dan penelitian yang mendalam,” tegasnya.

Sementara itu, Nyimas Umi Kalsum menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan awal terhadap bentuk tulisan dan tanda air pada kertas, manuskrip-manuskrip tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-18.

Menurutnya, digitalisasi dan alih bahasa merupakan langkah penting dalam upaya penyelamatan warisan budaya bangsa. Namun proses tersebut memerlukan perencanaan matang, sumber daya yang memadai, serta penanganan khusus agar kondisi naskah tetap terjaga.

“Kami menyambut baik harapan Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin. Digitalisasi dan alih media memang menjadi bagian dari upaya pelestarian naskah kuno yang selama ini didorong oleh Dispusip, Perpustakaan Nasional RI, dan Manassa,” jelasnya.

Temuan lima manuskrip bersejarah tersebut diharapkan dapat membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai sejarah Kesultanan Palembang Darussalam sekaligus memperkuat upaya pelestarian khazanah intelektual Nusantara bagi generasi mendatang.

(Red)

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Alat Usaha untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Bupati Aceh Tamiang Ikut pendataan Sensus Ekonomi BPS
Camat Karang Baru Lantik Ka. Mukim Medang Ara dan Ketua TP PKK Kampung Dalam
Dandim 0104/Aceh Timur Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Hindari Pelanggaran dan Jaga Kesehatan Prajurit
Kodim 0104/Aceh Timur Gelar Pengecekan Kendaraan Bermotor Rutin, Pastikan Kesiapan Operasional Prajurit
Kasdam IM Tutup Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026, 163 Prajurit Muda Siap Mengabdi
Tim Gabungan Bea Cukai Langsa-Medan Gagalkan Penyelundupan 3 Moge Ilegal, Kerugian Negara Rp1,8 Miliar
Diduga Pengawasan Lemah: CV Nurdin Bersaudara, PT Konindo Panorama Konsultan & DPRKPCK Jatim Disorot
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:43

Pemkab Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Alat Usaha untuk Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:40

Bupati Aceh Tamiang Ikut pendataan Sensus Ekonomi BPS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:37

Camat Karang Baru Lantik Ka. Mukim Medang Ara dan Ketua TP PKK Kampung Dalam

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:50

Dandim 0104/Aceh Timur Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Hindari Pelanggaran dan Jaga Kesehatan Prajurit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:40

Kodim 0104/Aceh Timur Gelar Pengecekan Kendaraan Bermotor Rutin, Pastikan Kesiapan Operasional Prajurit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:46

Tim Gabungan Bea Cukai Langsa-Medan Gagalkan Penyelundupan 3 Moge Ilegal, Kerugian Negara Rp1,8 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:43

Diduga Pengawasan Lemah: CV Nurdin Bersaudara, PT Konindo Panorama Konsultan & DPRKPCK Jatim Disorot

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x