InfoLangsa.Com – Peusangan
Fakultas Keguruan dan Ilmu PendIdikan (FKIP) Universitas Almuslim (UNIMUS) menggelar kegiatan Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 bertempat di Aula MA Jangka Peusangan.
Sabtu (14/06/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas FKIP, ketua program studi, dosen, mahasiswa peserta yudisium, serta tamu undangan.
Kegiatan yudisium ini menjadi momen penting bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik di Fakultas FKIP,
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas FKIP, Dr. Sari Rizki, M.Psi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang berhasil menempuh jenjang studi hingga mencapai tahap akhir sebagai calon sarjana.
“Yudisium ini bukan sekadar seremoni penyerahan surat tanda kelulusan, tetapi menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa dan awal dari tanggung jawab baru untuk berkontribusi di masyarakat,” ujar Sari Rizki dalam sambutannya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa capaian yang diraih para mahasiswa merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat juang yang tinggi selama menempuh studi. Menurutnya, proses panjang mulai dari perkuliahan hingga penyusunan skripsi telah melatih mahasiswa untuk mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Segala rintangan yang kalian hadapi selama menempuh kuliah menjadi bekal penting untuk menghadapi persoalan di masa depan.,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sari Rizki juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kemunculan artificial intelligence (AI). Ia mengingatkan agar kecanggihan teknologi tidak menjadikan lulusan terlena, melainkan menjadi alat bantu yang dapat dimanfaatkan secara bijak.
Di akhir sambutannya, Dekan Fakultas FKIP,
Dr. Sari Rizki, M.Psi menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa atas dukungan dan kepercayaan mereka kepada pihak fakultas Almuslim dalam membimbing mahasiswa selama studi.
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, karena kerja keras mahasiswa tidak hanya berhenti di meja skripsi, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan,” tutupnya.
HENDRI

















