Opini | Prof. Dr. Ismail Fahmi, M.A., Rektor IAIN Langsa
InfoLangsa.Com
Proses transformasi kelembagaan dari IAIN menuju Universitas Islam Negeri yang tengah berlangsung merupakan ikhtiar strategis. Tujuannya tiga: memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan, meningkatkan mutu, dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan bangsa.
Kami menyadari, perubahan bentuk kelembagaan harus dibarengi kesiapan tata kelola, kemandirian pembiayaan, serta akuntabilitas yang terukur. Untuk itu, kami menegaskan komitmen kampus dalam mendukung kebijakan pemerintah secara bertanggung jawab melalui tiga langkah utama:
1. Tidak menambah beban anggaran negara dalam jangka pendek
Transformasi yang kami usulkan tidak dimaksudkan menambah beban APBN. Kami siap mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk pemanfaatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), untuk memenuhi kebutuhan operasional dan konsekuensi perubahan bentuk kelembagaan selama 2–3 tahun ke depan.
2. Memperkuat kemandirian fiskal melalui diversifikasi PNBP
Kemandirian keuangan akan dibangun melalui peningkatan jumlah mahasiswa, pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, penguatan kerja sama, layanan profesional, pusat kajian, pelatihan, sertifikasi, serta inovasi akademik dan non-akademik yang produktif. Dengan begitu, kampus tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
3. Menjamin efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas
Kami siap menjalani evaluasi berkala oleh Kementerian Agama, Kementerian PANRB, dan instansi terkait lainnya. Evaluasi ini penting untuk memastikan proses transformasi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, sehingga perubahan bentuk menjadi perubahan mutu yang nyata.
Transformasi menuju UIN bukan sekadar perubahan nomenklatur. Ini adalah upaya memperkuat kapasitas kelembagaan agar mampu melahirkan lulusan yang lebih kompetitif, mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan keislaman, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Kami optimis, dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh sivitas akademika, transformasi ini akan menjadi instrumen penting dalam memajukan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Tentu dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian, kemandirian, dan tata kelola yang baik.
Prof. Dr. Ismail Fahmi, M.A.
Rektor IAIN Langsa
“Dalam Proses Transformasi menuju Universitas Islam Negeri”
Disiarkan Oleh :
InfoLangsa.Com

















