Dirlantas Polda Sumbar Dorong Kesadaran Pengendara Utamakan Keselamatan Sesama

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 11:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.COM – Padang
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melalui Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Sumatera Barat. Jajaran Ditlantas Polda Sumbar mengedepankan pendekatan humanis dengan memperbanyak edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan.

Kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik rawan pelanggaran di Kota Padang tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Penegakan hukum yang dilakukan tidak lagi hanya berfokus pada pemberian sanksi tilang, tetapi juga mengutamakan pembinaan, teguran persuasif, serta edukasi keselamatan berkendara.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Sumbar.

“Penegakan hukum di jalan raya bukan hanya tentang memberikan sanksi kepada pelanggar. Yang paling utama adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran intrinsik masyarakat bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan bersama demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pendekatan humanis menjadi langkah strategis untuk mengubah pola pikir masyarakat agar lebih sadar dan disiplin saat berkendara. Menurutnya, masyarakat akan lebih mudah menerima edukasi apabila disampaikan dengan cara yang santun, ramah, dan penuh kepedulian.

“Polisi hadir bukan untuk ditakuti, tetapi untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih persuasif dan edukatif,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, personel Subdit Gakkum terlihat aktif menghentikan pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak mengancingkan helm dengan benar, tidak menyalakan lampu utama kendaraan, hingga pengendara yang kurang memperhatikan kelengkapan keselamatan berkendara.

Namun berbeda dari penindakan konvensional, petugas tidak langsung mengedepankan penilangan. Para pengendara justru disapa dengan ramah, diberikan pemahaman terkait risiko kecelakaan, serta diarahkan untuk segera memperbaiki kesalahan yang dilakukan saat itu juga.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumbar mengatakan bahwa pendekatan humanis tersebut merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa polisi lalu lintas itu menakutkan. Penindakan humanis ini adalah bentuk kasih sayang kami kepada masyarakat agar mereka selamat sampai di rumah dan terhindar dari risiko kecelakaan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelanggaran kecil yang sering dianggap sepele justru kerap menjadi penyebab fatal terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, edukasi secara langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah yang efektif untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

“Kadang masyarakat menganggap hal kecil seperti helm tidak dikancingkan bukan masalah besar, padahal itu sangat berbahaya saat terjadi benturan. Karena itu kami terus mengingatkan dengan cara-cara yang baik dan mudah diterima,” jelasnya lagi.

Selain memberikan teguran edukatif, personel Ditlantas Polda Sumbar juga membagikan brosur safety riding kepada para pengendara. Brosur tersebut berisi panduan aman berkendara, pentingnya penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, hingga etika berlalu lintas di jalan raya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara mengaku merasa lebih nyaman dan lebih mudah menerima arahan ketika disampaikan secara santun dan penuh pendekatan kekeluargaan.

Salah seorang pengendara yang mendapat teguran mengaku tersentuh dengan sikap humanis petugas di lapangan.

“Tadi saya ditegur karena tali helm belum dikancingkan. Petugas menyampaikannya dengan sopan dan langsung membantu membetulkan helm saya. Saya jadi sadar kalau keselamatan itu memang penting,” ujar seorang pengendara roda dua di Kota Padang.

Tidak hanya fokus kepada pelanggar, personel Ditlantas juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang sudah tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Bentuk apresiasi tersebut diberikan sebagai ucapan terima kasih atas kontribusi masyarakat dalam membantu menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Menurut jajaran Ditlantas Polda Sumbar, budaya tertib berlalu lintas harus dibangun melalui kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap masyarakat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai gaya hidup dan kebutuhan utama, bukan hanya karena takut terhadap razia atau penindakan petugas,” tutup Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumbar.

Melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis yang terus digencarkan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar optimistis angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat dapat ditekan secara signifikan. Kepolisian juga berharap tercipta budaya berkendara yang aman, nyaman, dan berkeselamatan demi mewujudkan lalu lintas yang tertib dan beradab di tengah masyarakat.

(RP)

Berita Terkait

DPRK Aceh Tamiang Bahas LKPJ 2025, Proyek Akhir Tahun Terdampak Banjir Bandang Jadi Sorotan
Transformasi IAIN ke UIN: Investasi Strategis Negara untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Kasus Ujaran Kebencian Terkait Aksi Massa PT ABB Berakhir Damai di Tipidsiber Polda Kalteng
Babinsa Kodim 0117/Aceh Tamiang Dampingi Petani Jagung dan Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan
Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Upacara Bendera Sekaligus Gelar Jam Komandan, Tekankan Patriotisme dan Bahaya Narkoba
Sikapi Insiden Bulog, Hendra Apriyanes: Solusi Wajib Berbasis Aturan, Jaga Keseimbangan Hak dan Kewajiban!
Dugaan Pemerasan Seret Nama Kajari Medan, Muncul Korban Baru dalam Pemeriksaan Kejati NTT
Wartawan Korban Dugaan Arogansi Oknum Bulog KCP Metro Kunjungi Pengcab JMSI dan DPD ASWIN Lampung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:38

Dirlantas Polda Sumbar Dorong Kesadaran Pengendara Utamakan Keselamatan Sesama

Senin, 25 Mei 2026 - 11:35

DPRK Aceh Tamiang Bahas LKPJ 2025, Proyek Akhir Tahun Terdampak Banjir Bandang Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:01

Transformasi IAIN ke UIN: Investasi Strategis Negara untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 08:31

Kasus Ujaran Kebencian Terkait Aksi Massa PT ABB Berakhir Damai di Tipidsiber Polda Kalteng

Senin, 25 Mei 2026 - 08:22

Babinsa Kodim 0117/Aceh Tamiang Dampingi Petani Jagung dan Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan

Senin, 25 Mei 2026 - 00:41

Sikapi Insiden Bulog, Hendra Apriyanes: Solusi Wajib Berbasis Aturan, Jaga Keseimbangan Hak dan Kewajiban!

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:27

Dugaan Pemerasan Seret Nama Kajari Medan, Muncul Korban Baru dalam Pemeriksaan Kejati NTT

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:19

Wartawan Korban Dugaan Arogansi Oknum Bulog KCP Metro Kunjungi Pengcab JMSI dan DPD ASWIN Lampung

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x